Perkembangan teknologi digital mendorong meningkatnya penggunaan media sosial, khususnya TikTok, sebagai sarana hiburan, informasi, dan ekspresi diri. Di Indonesia, termasuk Kota Madiun, tingginya intensitas penggunaan TikTok tidak hanya berdampak pada pola komunikasi, tetapi juga memengaruhi dinamika emosional dalam rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana intensitas penggunaan TikTok berimplikasi terhadap stabilitas emosional pasangan suami istri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan 10 informan pasangan di Kota Madiun yang aktif menggunakan TikTok. Data primer diperoleh melalui wawancara, Adapun data sekunder diperoleh dari studi literatur yang relevan dan dianalisis secara deskriptif. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TikTok berlebihan dapat menimbulkan ketergantungan psikologis, mengalihkan fokus dari interaksi langsung ke aktivitas digital, menurunkan kualitas komunikasi dan kedekatan emosional, serta meningkatkan potensi konflik rumah tangga. Paparan konten turut memicu perbandingan sosial yang berlebihan sehingga menurunkan kepuasan pernikahan. Durasi penggunaan yang tinggi juga menyebabkan pengabaian tanggung jawab domestik dan ketidakstabilan emosi. Upaya pasangan untuk mengatasinya meliputi pembatasan waktu, digital detox, peningkatan quality time, dan penyusunan aturan penggunaan gadget. Penelitian menyimpulkan bahwa intensitas penggunaan TikTok yang tinggi berdampak signifikan pada stabilitas emosional dan keharmonisan rumah tangga, sehingga diperlukan kesadaran digital dan pengelolaan media sosial yang bijak.
Copyrights © 2026