Penelitian ini dilatarbelakangi karena berbagai permasalahan yang berkaitan dengan kemampuan memahami penggunaan kohesi siswa kelas VIII SMP Negeri I Tilatang Kamang sebagai berikut: 1) siswa kurang mendapatkan motivasi dari guru.2) siswa kurang menyukai kegiatan memahami wacana. 3) ketersediaan buku atau bahan bacaan belum memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan memahami penggunaan kohesi dalam wacana persuasi siswa kelas VIII SMP Negeri I Tilatang Kamang. Pada penelitian ini hanya menilai kohesi gramatikal (referensi dan konjungsi) dan kohesi leksikal (hiponim). Jenis penelitian digunakan kuantitatif. Metode yang digunakan deskriptif. Populasi yang digunakan seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri I Tilatang Kamang Sampel yang digunakan total sampling ( 30 orang). Teknik pengumpulan data yang digunakan memberikan tes. Setiap siswa diberikan wacana persuasi, kemudian ditugasi untuk menentukan pemahamannya tentang ketepatan penggunaaan kohesi gramatikal (referensi, konjungsi) dan kohesi leksikal (hiponim) yang terdapat di wacana tersebut. Hasil analisis data menjelaskan bahwa kohesi secara umum menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan memahami penggunaan kohesi gramatikal dalam wacana persuasi 41,13 dengan kualifikasi kurang. Nilai rata-rata kemampuan memahami penggunaan kohesi leksikal dalam wacana persuasi 52,5 dengan kualifikasi hampir cukup. Secara umum, kemampuan memahami penggunaan kohesi dalam wacana persuasi 46,82 dengan kualifikasi hampir cukup.
Copyrights © 2025