Pengelolaan sumber daya manusia yang efektif merupakan faktor penting dalam mendukung kelancaran operasional, khususnya pada unit kerja yang memiliki tingkat risiko tinggi seperti Unit Pengamanan. Supervisor Operasional memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan aktivitas pengamanan, mengawasi personel, serta memastikan pelaksanaan tugas sesuai standar operasional prosedur. Namun, tingginya tuntutan pekerjaan berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan antara beban kerja dan jumlah tenaga kerja yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja Supervisor Operasional pada Unit Pengamanan PT XYZ serta menentukan kebutuhan tenaga kerja yang optimal sebagai dasar perencanaan sumber daya manusia. Metode yang digunakan adalah Full Time Equivalent (FTE), dengan tahapan identifikasi aktivitas kerja, pengukuran waktu kerja, penentuan waktu kerja efektif, serta perhitungan kebutuhan tenaga kerja berdasarkan beban kerja aktual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total kebutuhan tenaga kerja Supervisor sebesar 8,596 FTE atau setara dengan 9 orang Supervisor, sementara jumlah Supervisor yang tersedia saat ini hanya 7 orang. Selain itu, ditemukan adanya ketidakseimbangan beban kerja antar area kerja, yang ditunjukkan oleh kondisi overload dan underload pada beberapa Supervisor. Temuan ini mengindikasikan perlunya penyesuaian jumlah dan distribusi Supervisor agar beban kerja dapat lebih merata. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam penyusunan perencanaan sumber daya manusia berbasis data serta mendukung peningkatan efisiensi dan efektivitas operasional Unit Pengamanan.
Copyrights © 2026