Latar Belakang: Anak dengan Talasemia sering mengalami penurunan kadar hemoglobin yang berdampak pada kualitas tidur dan dapat mengganggu konsentrasi serta kualitas hidup. Tujuan penelitian ini menganalisa hubungan kadar hemoglobin pra transfusi dengan kualitas tidur pada anak penyandang Talasemia di RSUD Ulin Banjarmasin.Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 32 dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui rekam medis dan kuesioner SDSC. Data dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact.Hasil: Sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki, berusia 6–12 tahun, dengan lama sakit talasemia ≥5 tahun, mayoritas memiliki kadar hemoglobin pra transfusi <9 g/dL dan mengalami gangguan tidur. Skor tertinggi pada subskala SDSC terdapat pada Sleep Hyperhidrosis dengan keluhan berkeringat di malam hari, diikuti Disorders of Excessive Somnolence, sementara subskala lainnya lebih rendah. Hasil uji Fisher’s Exact p = 0,004.Kesimpulan: Terdapat hubungan kadar hemoglobin pra transfusi dengan kualitas tidur anak Talasemia. Pemantauan hemoglobin secara berkala dan rutin transfusi diharapkan dapat meningkatkan kualitas tidur pasien.
Copyrights © 2025