Kesehatan fisik adalah kapasitas tubuh untuk melakukan tugas sehari-hari tanpa merasa lelah yang berlebihan. Kondisi fisik yang kurang baik pada anak-anak di awal kegiatan olahraga sering kali menjadi penghalang dalam mencapai kinerja motorik yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menilai seberapa efektif program ekstrakurikuler futsal dalam meningkatkan aspek kebugaran fisik dengan cara menggabungkan metode latihan yang terencana. Penelitian ini menerapkan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan melibatkan 12 orang informan. Data dikumpulkan melalui instrumen wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi naratif. Proses analisis data dilaksanakan dengan pendekatan model Miles dan Huberman. Temuan penelitian di SD IT Al-Mukarromah menunjukkan bahwa kombinasi penggunaan metode High-Intensity Interval Training (HIIT) dan Small-Sided Games (SSG) secara positif dapat meningkatkan kekuatan otot, kelincahan, kecepatan, dan daya tahan kardiovaskular siswa. Data empiris menunjukkan adanya adaptasi fisiologis yang positif, yang ditunjukkan dengan pengurangan waktu pemulihan secara drastis dan peningkatan mobilitas gerak saat bermain. Pengintegrasian latihan berintensitas tinggi dan pendekatan permainan skala kecil terbukti berhasil sebagai model pembinaan olahraga yang mampu meningkatkan kapasitas fisik sambil mempertahankan motivasi intrinsik siswa di tingkat Sekolah Dasar (SD).
Copyrights © 2025