Serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) merupakan faktor pembatas utama produktivitas padi di Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam identifikasi dan pengendalian OPT, serta mengimplementasikan strategi pengendalian berbasis musuh alami melalui pemasangan rumah burung hantu (Tyto alba). Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, diskusi interaktif, serta praktik lapang pemasangan rumah nurung hantu. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman petani terhadap jenis OPT utama terutama tikus yang dilaporkan sebagai permasalahan serius. Pemasangan rumah burung hantu (RUBUHA) dilakukan oleh tim KKNT Universitas Jember bersama petani dan Pemerintah Daerah berperan memberikan dukungan berupa penyediaan pemateri untuk kegiatan sosialisasi serta membantu proses pemantauan pemasangan RUBUHA di lapangan. Implementasi rumah burung hantu ini dinilai sejalan dengan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan petani serta mendorong penguatan kapasitas lokal dalam pengelolaan OPT secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025