Apotek hidup di sekolah berfungsi sebagai media edukatif untuk meningkatkan literasi kesehatan dan kepedulian ekologis siswa. Penelitian ini mendeskripsikan rancangan integrasi apotek hidup dengan kegiatan Palang Merah Remaja (PMR) di SMAN 10 Mataram serta pemanfaatan rempah sebagai bahan jamu. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, program disusun melalui analisis situasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, melibatkan anggota PMR sebagai pengelola utama dengan pendampingan mahasiswa asistensi mengajar. Rancangan program mencakup: (1) pengelolaan apotek hidup melalui penataan lahan, pemilihan tanaman obat, jadwal perawatan, dan pencatatan pertumbuhan; (2) integrasi kegiatan apotek hidup dalam Tri Bakti PMR melalui edukasi kesehatan, praktik pertolongan pertama berbasis tanaman obat, dan pembentukan karakter peduli lingkungan; serta (3) pemanfaatan rempah untuk pembuatan jamu sederhana yang higienis sebagai produk edukatif siswa. Evaluasi dilakukan melalui observasi keterampilan, pengetahuan, sikap, dan keberlanjutan perawatan kebun. Integrasi ini berpotensi memperkuat literasi sains, literasi kesehatan, dan karakter peduli lingkungan, sekaligus mengangkat kearifan lokal berbasis etnosains
Copyrights © 2025