PT Zafina Analitika Inspektama Samarinda merupakan perusahaan jasa survei dan pengujian kualitas batubara yang keberhasilannya bergantung pada kinerja karyawan. Namun, perusahaan masih menghadapi kendala berupa fluktuasi kinerja, tingkat ketidakhadiran yang tinggi pada beberapa divisi, serta keterbatasan dalam penghargaan dan pengembangan karier. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Motivasi Kerja dan Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai variabel mediasi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode sensus terhadap 53 karyawan PT Zafina Analitika Inspektama Samarinda. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert 1–5 dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 3.0, meliputi uji validitas, reliabilitas, serta pengujian hubungan langsung, tidak langsung, dan mediasi antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan, sehingga menjadi faktor paling dominan dalam peningkatan produktivitas. Kompensasi tidak berpengaruh langsung terhadap Kinerja, namun berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Sementara itu, Motivasi Kerja tidak berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja, dan Kepuasan Kerja tidak berpengaruh langsung maupun memediasi hubungan antara Motivasi, Kompensasi, dan Kinerja. Temuan ini menegaskan bahwa Kinerja Karyawan lebih dipengaruhi oleh motivasi intrinsik seperti dorongan berprestasi dan tanggung jawab, sedangkan Kompensasi dan Kepuasan Kerja lebih berperan menjaga stabilitas serta kenyamanan kerja. Implikasinya, perusahaan perlu memperkuat aspek motivasional melalui pengembangan karier dan sistem penghargaan atas prestasi, disertai pemberian kompensasi yang adil dan kompetitif untuk mempertahankan kepuasan serta loyalitas karyawan.
Copyrights © 2025