Penggunaan roster beton sebagai elemen bangunan ventilasi semakin meningkat di Kabupaten Nunukan seiring perkembangan konstruksi perumahan dan bangunan umum. Namun, proses pembuatan roster beton oleh pengrajin lokal umumnya masih dilakukan secara manual dengan komposisi bahan yang diperoleh melalui metode trial and error, sehingga kualitas produk yang dihasilkan belum terstandar secara teknis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pembuatan roster beton manual serta menganalisis karakteristik fisik berupa kuat tekan dan daya serap air. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan pengrajin, dokumentasi proses produksi, serta pengujian laboratorium terhadap sampel roster beton. Pengujian kuat tekan dan daya serap air dilakukan dengan mengacu pada standar SNI bata beton berlubang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peralatan dan bahan pembuatan roster relatif sederhana dan mudah diperoleh, dengan tahapan produksi yang cepat dan tidak memerlukan keahlian khusus. Nilai kuat tekan rata-rata roster beton sebesar 12 kg/cm², masih berada di bawah standar kuat tekan minimum SNI, sedangkan nilai daya serap air rata-rata sebesar 16% telah memenuhi persyaratan mutu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa roster beton manual memiliki daya serap air yang baik, namun perlu pengembangan komposisi material untuk meningkatkan kuat tekan agar memenuhi standar konstruksi.
Copyrights © 2026