Pencemaran perairan oleh zat warna sintetis seperti kristal violet merupakan permasalahan lingkungan yang serius karena sifatnya yang toksik, persisten, dan sulit terurai secara biologis. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh waktu kontak dan mempelajari kinetika adsorpsi kristal violet menggunakan adsorben limbah ampas kelapa yang telah diolah menjadi karbon. Studi kinetika dilakukan dengan memvariasikan waktu kontak antara adsorben dan larutan kristal violet menggunakan massa 0,2 gram dengan konsentrasi kristal violet 50 ppm. Konsentrasi kristal violet sisa dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Data kinetika adsorpsi dianalisis menggunakan model kinetika orde satu semu dan orde dua semu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu kontak optimum diperoleh pada 40 menit dengan kapasitas adsorpsi sebesar 4,83mg/g dan persen adsorpsi sebesar 96,63%. Analisis studi kinetika memperlihatkan bahwa model orde dua semu memberikan kesesuaian yang lebih baik terhadap data eksperimental, ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,999 yang lebih tinggi dibandingkan model orde satu semu sebesar 0,7876.
Copyrights © 2025