Pendahuluan: Interaksi sosial pasien skizofrenia dapat diartikan individu mampu mengungkapkan perasaannya, baik perasaan positif maupun negatif, tanda dan gejala pasien skizofrenia dengan gangguan interaksi sosial diantaranya kesulitan melakukan hubungan dengan orang lain, hal ini dapat menyebabkan pasien akan mengisolasi diri, dan tidak mau berkomunikasi dengan orang lain. Penurunan interaksi sosial dapat di tangani salah satunya dengan diberikan terapi lingkungan, diantaranya plant therapy (terapi berkebun). Tujuan: penelitian ini menganalisis pengaruh Milieu Therapy: Plant Therapy Terhadap Peningkatan Interaksi Sosial Pasien Skizofrenia. Metode: DesainĀ penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenisĀ penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperiment , dengan jumlah 20 responden dengan teknik sampling purposive sampling, kuesioner yang digunakan adalah kuesioner yang mengukur interkasi sosial pasien skozofrenia. Hasil : Setelah dilakukan uji normalitas dan Homogenitas dengan hasil seluruh nilai lebih besar dari 0,05 maka dilanjutkan dengan uji Paired T-Test diadapatkan nilai signifikansi sebesar 0,006 yang mana hasil tersebut < 0,05 maka disimpulkan bahwa ada pengaruh Milieu Therapy: Plant Therapy terhadap peningkatan interaksi social pasien skizofrenia. Kesimpulan: Milieu Therapy: Plant Therapy dapat digunakan sebagai implementasi terapi aktivitas kelompok (TAK) dengan metode berkebun sebagai intervensi non-farmakologis untuk meningkatkan keterlibatan sosial dan komunikasi pasien.
Copyrights © 2025