Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, nilai tukar rupiah, dan suku bunga terhadap perubahan cadangan devisa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode time series, untuk mengestimasi hubungan antara variabel makroekonomi tersebut terhadap dinamika cadangan devisa nasional. Data yang digunakan merupakan data bulanan dengan periode pengamatan dari Januari 2010 hingga Desember 2023, sehingga mampu menangkap fluktuasi ekonomi jangka menengah dan panjang. Data inflasi diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), data nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bersumber dari Bursa Efek Indonesia, sedangkan data suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate serta perubahan cadangan devisa diperoleh dari Bank Indonesia. Seluruh data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif untuk menggambarkan karakteristik data, serta serangkaian uji asumsi klasik, yang mencakup uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas, guna memastikan kelayakan model regresi. Selanjutnya, penelitian menggunakan analisis regresi linear berganda untuk menguji pengaruh inflasi, nilai tukar, dan suku bunga terhadap perubahan cadangan devisa. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji parsial (uji t) dan uji simultan (uji F), sementara koefisien determinasi (R²) digunakan untuk mengetahui besarnya kontribusi variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran empiris mengenai peran indikator makroekonomi dalam memengaruhi cadangan devisa Indonesia serta menjadi bahan pertimbangan bagi perumusan kebijakan moneter dan stabilitas ekonomi nasional.
Copyrights © 2026