Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Upah Minimum terhadap Tingkat Pengangguran di Kota Semarang Tahun 2017 – 2023 Nurfardhan, Muhamad Rifky; Firdaus, Ryan Achmad; Prastiya, Yoga; Wibowo, Ridho Putra; Farliana, Nina
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v10i2.26076

Abstract

Kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) merupakan salah satu kebijakan ketenagakerjaan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan pekerja dengan menjamin standar penghasilan minimum. Namun, kebijakan ini juga dapat menimbulkan konsekuensi ekonomi, terutama terhadap tingkat pengangguran, apabila tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan peningkatan penciptaan lapangan kerja. Dalam konteks Kota Semarang, yang merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah, kebijakan upah minimum dapat berdampak signifikan terhadap pasar tenaga kerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh UMK terhadap tingkat pengangguran di Kota Semarang selama periode 2017-2023. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode regresi linear untuk menganalisis hubungan antara UMK dan tingkat pengangguran. Data Upah Minimum Kota (UMK) diperoleh dari Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang, sementara data Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Semarang. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pemerintah daerah dan pemangku kebijakan dalam merumuskan strategi ketenagakerjaan yang lebih efektif, dengan mempertimbangkan keseimbangan antara kesejahteraan pekerja dan keberlanjutan dunia usaha. Diharapkan, kebijakan UMK yang diterapkan di masa depan dapat dirancang secara lebih holistik dengan mempertimbangkan faktor ekonomi dan sosial yang lebih luas
Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah/ USD, dan Suku Bunga terhadap Perubahan Posisi Cadangan Devisa Indonesia Nurfardhan, Muhamad Rifky; Puspitasari, Nabila Wahyu; Lesmono, Alldila Marizka Putri; Aldebby, Azahra; Zahroh, Ulyatul; Melati, Inaya Sari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, nilai tukar rupiah, dan suku bunga terhadap perubahan cadangan devisa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode time series, untuk mengestimasi hubungan antara variabel makroekonomi tersebut terhadap dinamika cadangan devisa nasional. Data yang digunakan merupakan data bulanan dengan periode pengamatan dari Januari 2010 hingga Desember 2023, sehingga mampu menangkap fluktuasi ekonomi jangka menengah dan panjang. Data inflasi diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), data nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bersumber dari Bursa Efek Indonesia, sedangkan data suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate serta perubahan cadangan devisa diperoleh dari Bank Indonesia. Seluruh data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif untuk menggambarkan karakteristik data, serta serangkaian uji asumsi klasik, yang mencakup uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas, guna memastikan kelayakan model regresi. Selanjutnya, penelitian menggunakan analisis regresi linear berganda untuk menguji pengaruh inflasi, nilai tukar, dan suku bunga terhadap perubahan cadangan devisa. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji parsial (uji t) dan uji simultan (uji F), sementara koefisien determinasi (R²) digunakan untuk mengetahui besarnya kontribusi variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran empiris mengenai peran indikator makroekonomi dalam memengaruhi cadangan devisa Indonesia serta menjadi bahan pertimbangan bagi perumusan kebijakan moneter dan stabilitas ekonomi nasional.