Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh Semangat Kerja dan Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Pegawai, baik secara parsial maupun simultan, di UPTD Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Wilayah XI Sukatani-Sukakarya Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan metode sampling jenuh, dengan jumlah sampel sebanyak 31 orang. Analisis data dilakukan dengan uji kualitas data, regresi linier sederhana, dan regresi linier berganda menggunakan aplikasi SPSS versi 25.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa data untuk variabel semangat kerja, pelatihan, dan kinerja kerja valid dan reliabel. Secara signifikan, baik secara parsial maupun simultan, masing-masing variabel—baik secara terpisah maupun bersama-sama—memiliki pengaruh terhadap kinerja pegawai di UPTD Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Wilayah XI Sukatani-Sukakarya Kabupaten Bekasi. Peningkatan semangat kerja dan kualitas pelatihan yang diterima pegawai terbukti dapat meningkatkan produktivitas dan efektivitas pekerjaan. Semangat kerja yang tinggi memotivasi pegawai untuk bekerja lebih giat dan lebih cepat, sementara pelatihan yang efektif memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan pekerjaan. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya program pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan pegawai agar dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja mereka. Dengan pengelolaan sumber daya manusia berbasis kompetensi dan semangat kerja yang tinggi, organisasi diharapkan dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan lebih efektif dan optimal.
Copyrights © 2026