Articles
The The Influence of Organizational Culture and Leadership Style on Employee Performance Mediated by Employee Competence at PT. East Makassar
Irwan, Irwan;
Idris, Rabiatun;
Fajriah, Yana;
Wahyuningsih, Sri
Gema Wiralodra Vol. 15 No. 3 (2024): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/gw.v15i3.770
This research aims to determine the direct influence of organizational culture variables, leadership style and employee competency on employee performance and the indirect influence of organizational culture variables and leadership style on employee performance with employee competency as mediation at PT. East Makassar. Primary data were obtained using a questionnaire with a saturated sample. The population was 43 respondents. The questionnaire was tested for validity and reliability with the PLS model scheme and model evaluation, as well as multicollinearity tests, inner model evaluations using the determinant coefficient test, goodness of fit model tests and hypothesis testing both directly and indirectly were carried out using the SmartPLS version 4 application. The results of the study directly showed that organizational culture variables have a positive and significant effect on employee performance, leadership style variables have no effect on employee performance, organizational culture variables have a positive and significant effect on employee competence, leadership style variables have no effect on employee competence and employee competence has a positive effect significant impact on employee performance. The research results indirectly show that organizational culture influences employee performance with employee competency as a mediator and leadership style does not influence employee performance with employee competency as a mediator.
EDUKASI BAHAYA MEROKOK PADA REMAJA SMKN 3 GOWA
Marhawati, Marhawati;
Wahyuningsih, Sri;
Parawansa, Dirgah Agum;
Risan, Rahmad
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 01 (2025): FEBRUARI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Merokok pada remaja merupakan masalah Kesehatan yang serius dan dapat memiliki dampak jangka Panjang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran bahaya bahaya merokok pada remaja dan cara pencegahannya di sekolah pada siswa melalui pemaparan materi dalam bentuk ceramah dan video. Edukasi ini diberikan melalui ceramah dan video dengan 24 responden siswa. Pemaparan materi ini mengenai bentuk-bentuk pencegahan dan penaggulangan bahaya merokok pada remaja di sekolah. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Hasil edukasi ini menunjukkan adanya perbedaan skor pretest dan posttest pengetahuan siswa tentang bahaya merokok. Melalui edukasi ini dapat meningkatkan skor pengetahuan siswa tentang bahaya merokok. Edukasi yang dilakukan sangat interaktif dalam proses diskusi. Penelitian selanjutnya dapat melakukan pendekatan media lainnya untuk melihat sikap siswa dalam pencegahan dan penanggulangan bahaya merokok yang ada di lingkungan sekolah.
Pemeriksaan Kesehatan Tekanan Darah dan Gula Darah di Kelurahan Tamparang Keke Kecamatan Mamajang Kota Makassar
Dirgah Agum Parawansa;
Sri Wahyuningsih;
Marhawati Marhawati
Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): April: Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62383/transformasi.v2i2.1216
Hypertension and diabetes mellitus are chronic diseases that are often not detected early due to the lack of public attention to health checks. Both diseases are known as “silent killers” because they often go unnoticed until they cause serious complications. Health screening activities were carried out in Tamparang Keke Village, Mamajang Subdistrict, Makassar City, focusing on blood pressure and blood sugar levels. Of the 27 residents examined, 8 had hypertension, 1 hypotension, and 8 had high blood sugar levels. It is recommended that residents regularly check their health, adopt a healthy diet, and exercise to reduce the risk of complications.
TREATMENT SUCCESS DESCRIPTION OF MULTIDRUG RESISTANCE TUBERCULOSIS IN MAKASSAR CITY
wahyuningsih, sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v6i2.42522
Keberhasilan Pengobatan merupakan indikator pencapaian utama pengendalian program tuberkulosis di pelayanan kesehatan. Keberhasilan pengobatan sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor baik faktor dari penderita maupun faktor pelayanan kesehatan. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui gambaran keberhasilan pengobatan Multidrug Resistance Tuberculosis (MDRTB) di Kota Makassar. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling dengan jumlah 64 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik penderita yang berhasil pengobatan MDR-TB berjenis kelamin tertinggi yaitu laki-laki (61%). Kelompok usia tertinggi yaitu 36-44 tahun (26.5%). Suku tertinggi yaitu suku makassar (53%). Tingkat Pendidikan tertinggi yaitu tamat SMA (43.8%). Status pekerjaan tertinggi yaitu tidak bekerja (37.5%). Tempat dinyatakan MDR-TB tertinggi di Rumah Sakit (75%). Lama pengobatan MDR-TB tertinggi jangka panjang (84.4%). (100%) responden menyatakan merasakan efek samping obat, efek yang dirasakan yaitu muntah. (100%) responden menyatakan memperoleh peran PMO. (93.8%) responden memiliki motivasi yang tinggi dan (6.3%) memiliki motivasi sedang. (95.3%) responden memperoleh dukungan keluarga yang tinggi dan (4.7%) memperoleh dukungan keluarga yang sedang selama menjalani pengobatan. Oleh karena itu diharapkan bagi petugas kesehatan agar lebih meningkatkan program pengendalian TB dalam upaya keteraturan pengobatan MDR-TB dengan melakukan pengawasan terhadap pasien yang mengalami kegagalan pengobatan (dropout) sehingga akan meningkatkan keberhasilan pengobatan dan memutus rantai penularan MDR-TB.
Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual Terhadap Pengetahuan Siswa di SMKN 3 Gowa
Wahyuningsih , Sri;
Marhawati, Marhawati
Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Abdi Wiralodra
Publisher : universitas wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/abdi.v7i1.259
Permasalahan Kekerasan Seksual pada siswa di sekolah sangat marak terjadi. Tingginya kasus kekerasan seksual ini didasari oleh minimnya pengetahuan siswa terkait kekerasan seksual. Dengan menyajikan informasi dalam bentuk film, pendidikan kekerasan seksual berupaya mendidik siswa tentang cara menghindari dan menangani kekerasan seksual di sekolah. Ceramah dan film dengan 24 responden siswa digunakan untuk menyampaikan instruksi ini. Penyajian materi ini berfokus pada cara menangani dan mencegah kekerasan seksual di sekolah. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu deskriptif dengan analisis data distribusi frekuensi. Hasilnya menunjukkan perbedaan antara skor pra-tes dan post-tes siswa dan menunjukkan bahwa pengajaran ini dapat meningkatkan skor pengetahuan siswa tentang kekerasan seksual hingga 62%. Dalam pelajaran melibatkan banyak partisipasi siswa. Penelitian di masa mendatang dapat meneliti bagaimana perasaan siswa tentang pencegahan dan penanggulangan kekerasan seksual di sekolah dengan menggunakan berbagai strategi media.
The Behavior of Medical Record Officers at Mamuju Tengah General Hospital
Marhawati, Marhawati;
Umar, Sitti Mawaddah;
Wahyuningsih, Sri
Gema Wiralodra Vol. 16 No. 1 (2025): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/gw.v16i1.792
The management of medical records at Mamuju Tengah General Hospital in 2016 was still conducted manually, with the completeness of medical records ranging from 60-80%. This study aims to describe the behavior of medical record officers at the hospital. Using a descriptive quantitative method, a sample of 38 medical record officers was selected using a saturated sampling technique. The research instrument used was a structured questionnaire that had been tested for validity and reliability. The type of data collected consisted of primary data obtained directly from respondents’ answers, and secondary data in the form of hospital documentation related to medical records management. Data analysis was performed using univariate descriptive statistics, presented in frequency distributions and percentages. The results showed that the knowledge of the officers (52.6%) and their actions (63.2%) were still inadequate. Additionally, the facilities and infrastructure in the medical records installation were also lacking (76.3%). However, the officers' perceptions of the standard operating procedures (65.8%) were considered good. It is recommended that the officers receive training, improve the facilities and infrastructure, and enhance the socialization of SOPs to improve the quality of medical record management.
Pengalaman Orang Tua Dalam Pemenuhan Gizi Pada Anak Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Batua Raya
Wahyuningsih, Sri;
Andi Fajriansi;
Wa Mina La Isa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v4i2.1465
Stunting adalah suatu permasalahan gizi yang terjadi apabilah seorang anak memiliki tinggi atau panjang badan kurang dari -2,0 standar deviasi (SD) dibandingkan dengan rata-rata populasi. Sebagian anak di wilayah kerja Puskesmas Batua Raya masih mengalami stuntning. Stunting menunjukkan terjadi gangguan pertumbuhan linear (panjang badan/tinggi badan menurut usia) berada dibawah -2 Standar Deviasi (<-2SD) sesuai standar median world health organization (WHO), terjadinya akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang selama masa gold period anak balita. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengalaman orang tua dalam pemenuhan gizi pada anak stunting di wilayah kerja Puskesmas Batua Raya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain fenomenalogi. Pupulasi dalam penelitian ini adalah 11 orang tua yang anaknya mengalami stunting yang berlokasi di wilayah kerja Puskesmas Batua Raya dengan ssampel sebanyak 6 orang tua. Tempat penelitian ini dilakukan di wilayah kerja puskesmas batua raya. Hasil analisis kualitatif dari 2 tema yaitu respon orang tua dalam informasi yang didapatkan adanya informasi stunting dan tanggapan orang tua mengetahui informasi,informasi pengalaman stunting dari tenaga kesehatan dan orang tua adanya informasu dari tenaga kesehatan dan solusi yang dilskuksn orsng tua. Pengalaman orang tua dalam pemenuhan gizi pada anak stunting cukup baik yang diperkuat dengan adanya hasil wawancara oleh responden. Hasil penelitan mendapatkan 2 tema yang menggambarkan pengalaman orang tua dalam pemenuhan gizi pada anak stunting meliputi Respon orang tua dalam informasi yang di dapat terkait stunting dan Informasi pengalaman stunting dari tenaga kesehatan dan orang tua.
Hubungan Pengetahuan Dan Lingkungan Terhadap Kebiasaan Merokok Pada Usia Remaja Di Sekolah SMK Negeri 2 Soromandi Kabupaten Bima
Wahyuningsih, Sri;
Nurbaya, Sitti;
Darmawan, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 5 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v4i5.1692
Rokok merupakan salah satu jenis zat yang apabila dikonsumsi seseorang dapat menimbulkan adiksi atau kecanduan dan ketergantungan. Merokok adalah salah satu kebiasaan yang dilakukan masyarakat mulai dari usia anak-anak, remaja, dewasa bahkan usia lanjut dan tidak menutup kemungkinan bagi mereka yang sebelumnya sudah berhenti merokok, kemudian merokok kembali ataupun bagi mereka yang sebelumnya belum pernah merokok dan menjadi tertarik untuk mencoba merokok dengan berbagai alasan. Remaja yang merokok juga merupakan fenomena yang ada di masyarakat. Munculnya budaya merokok karena berbagai alasan, seperti meniru perilaku orang dewasa, tekanan dari teman sebaya, dan diakibatkan gencarnya iklan rokok yang menyebabkan remaja merokok. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan lingkungan terhadap kebiasaan merokok pada usia remaja di sekolah SMK Negeri 2 Soromandi Kabupaten Bima. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik kolerasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi SMK Negeri 2 Soromandi Kabupaten Bima yang berjumlah 132 orang dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 37 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan hubungan pengetahuan (ρ=0,140) dan lingkungan (ρ=0,038) terhadap kebiasaan merokok pada usia remaja. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan lingkungan terhadap kebiasaan merokok pada usia remaja, sedangkan pengetahuan tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kebiasaan merokok pada usia remaja di sekolah SMK Negeri 2 Soromandi Kabupaten Bima.
Efek Antihiperurikemia Ekstrak Air Kelopak Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) pada Tikus Putih Wistar Jantan
Wahyuningsih, Sri;
Yulinah, Ellin;
Sukrasno, .;
N, Karina
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/jfst.v2i1.694
Antihyperuricemia effectivity had been studying of water extract roselle calyx (Hibiscus sabdariffa L.) in Wistar male rats used at 46.25 mg/kgBW, 92.5 mg/kgBW and 185 mg/kgBW by using uricostatic methods. In uricostatic method had used drug comparison alopurinol 9 mg/kgBW of an induced with potassium oxonate 250 mg/kgBW peritoneally and high purin diet which contained 10% seed of Gnetum gnemon administrations within 14 days. The test of uric acid content had observed on day 1, 7 and 14. The results showed in uricostatic method with alopurinol as drug comparison that water extract of roselle calyx at doses 46,25 mg/kgBW and 185 mg/ kgBW had capability decreased the level of uric acid (p
Efek Diuretik Ekstrak Air Kelopak Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa Linn.) pada Tikus Wistar Jantan
Yulinah S, Elin;
Wahyuningsih, Sri;
Ratna P, Kenah
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/jfst.v2i2.714
Telah diteliti efek diuretik ekstrak air kelopak bunga rosela (Hibiscus sabdariffa Linn.) pada tikus jantan Wistar menggunakan metode Lipschitz dengan modifikasi. Dosis yang digunakan untuk ekstrak air kelopak bunga rosela 25, 50, dan 100 mg/kgBB yang diberikan secara oral. Sebagai pembanding adalah furosemid dosis 3,6 mg/kgBB. Parameter yang diamati adalah volume urin kumulatif selama 6 jam dan 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua dosis ekstrak air kelopak bunga rosela mempunyai efek diuretik dibandingkan dengan kontrol berbeda bermakna (P≤0,05). Ekstrak air kelopak bunga rosela dosis 50 mg/kgBB juga memiliki sifat saluretik dengan volume urin kumulatif selama 24 jam sebesar 271,406%, sedangkan furosemid dosis 3,6 mg/kgBB sebesar 263,018%; ekskresi ion natrium dan kalium lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol maupun pembanding. Ekstrak air kelopak bunga rosela dosis 50 mg/kgBBmenunjukkan efek diuretik yang bersifat saluretik berbeda bermakna terhadap kontrol dan setara dengan pembanding furosemid.