Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model ruang tenang yang dirancang secara khusus guna mendukung regulasi diri anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di sekolah inklusi. Latar belakang penelitian didasarkan pada kondisi bahwa banyak sekolah inklusi belum memiliki program ruang tenang yang terstruktur dan berbasis kebutuhan spesifik anak ADHD, khususnya dalam menangani kesulitan regulasi emosi, kelebihan rangsangan sensori, serta masalah perhatian dan konsentrasi. Kondisi tersebut menyebabkan penanganan yang dilakukan oleh guru dan pendamping masih bersifat situasional dan belum didukung oleh pedoman operasional yang sistematis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan Research and Development dengan desain yang disederhanakan menjadi tiga tahap utama. Tahap pertama adalah analisis kebutuhan dan studi pendahuluan yang dilakukan melalui telaah dokumen serta wawancara dan diskusi kelompok terarah dengan guru, guru pendamping, dan pihak sekolah. Tahap kedua adalah perancangan model ruang tenang yang mencakup perumusan tujuan program, sasaran pengguna, bentuk aktivitas regulasi diri, prosedur operasional standar, peran guru dan pendamping, serta konsep desain fisik ruang yang disesuaikan dengan kebutuhan sensori anak ADHD. Tahap ketiga adalah pengembangan draf akhir model berdasarkan hasil analisis kebutuhan dan kajian literatur yang relevan, tanpa melibatkan proses validasi ahli maupun uji coba lapangan. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa sekolah inklusi memerlukan model ruang tenang yang aman, nyaman, dan terarah sebagai bentuk dukungan sistematis untuk membantu anak ADHD menenangkan diri, mengelola emosi, dan memulihkan kesiapan belajar. Luaran penelitian berupa dokumen panduan konseptual model ruang tenang yang dirancang sebagai dasar pengembangan layanan pendukung pembelajaran di sekolah.
Copyrights © 2026