Jembatan beton prategang merupakan salah satu solusi struktural yang efisien untuk bentang menengah hingga panjang dalam infrastruktur transportasi modern. Analisis defleksi yang akurat menjadi krusial dalam memastikan kinerja struktural dan kenyamanan pengguna jembatan sesuai dengan kriteria batas layan yang ditetapkan dalam standar desain. Penelitian ini mengeksplorasi aplikasi Teorema Castigliano sebagai metode energi untuk menganalisis defleksi pada jembatan beton prategang dengan pendekatan sistematis dan komprehensif. Teorema Castigliano, yang didasarkan pada prinsip energi regangan minimum, menawarkan keunggulan dalam menghitung defleksi struktur statis tak tentu dengan mempertimbangkan berbagai jenis beban dan kondisi batas secara simultan. Melalui studi literatur sistematis terhadap 42 publikasi periode 2019-2024 yang mencakup jurnal teknik sipil terakreditasi, prosiding konferensi internasional, dan standar desain jembatan, penelitian ini menganalisis formulasi matematis Teorema Castigliano dalam konteks struktur beton prategang, membandingkan akurasi metode energi dengan metode konvensional seperti metode kekakuan langsung dan analisis elemen hingga, serta mengidentifikasi parameter kritis yang mempengaruhi perhitungan defleksi termasuk kehilangan prategang, efek rangkak dan susut beton, serta variasi kekakuan penampang. Hasil kajian menunjukkan bahwa Teorema Castigliano mampu memprediksi defleksi jembatan beton prategang dengan tingkat akurasi tinggi (deviasi kurang dari 5% dibandingkan hasil eksperimental) ketika parameter material dan kehilangan prategang dimodelkan secara tepat. Metode ini sangat efektif untuk analisis awal desain dan verifikasi hasil analisis numerik, khususnya untuk geometri jembatan dengan bentang sederhana hingga menerus dua bentang.
Copyrights © 2026