Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengembangan Desain Perbaikan dan Perkuatan Struktur Graving Dock Kapasitas 500 DWT di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Affandhie, R. Buyung Anugrah; Tajunnisa, Yuyun; Darmawan, Muhammad Sigit; Husin, Nur Achmad; Bayuaji, Ridho; Rahardjo, Ibnu Pudji; Sungkono, Sungkono; Suwandi, Suwandi; Yudoprasetyo, Kohar; Mansur, Moh. Safi’i
Sewagati Vol 9 No 4 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i4.210

Abstract

Graving Dock adalah sebuah tempat untuk membangun atau memperbaiki kapal. Struktur graving dock pada umumnya terdiri dari struktur dinding beton dan struktur pelat lantai beton. Struktur graving dock yang ditinjau saat ini sering mengalami kerusakan pada struktur pelat dan struktur dindingnya. Kerusakan yang terjadi pada pelat lantai dapat disebabkan karena umur dan material bangunan yang sudah lebih dari 50 tahun, sedangkan pada dinding graving dock dapat disebabkan karena terbuat dari pasangan bata yang ditunjang sloof yang berada di atas fondasi batu kali tetapi tidak menjadi satu kesatuan dengan fondasi tersebut. Hal itu berpotensi menyebabkan kerusakan berat dan dapat mengganggu aktivitas perbaikan kapal di graving dock. Untuk menghindari kerusakan berat, pada pengabdian masyarakat ini dilakukan perbaikan dan perkuatan pada struktur pelat lantai dan dinding graving dock. Langkah awal yang dilakukan adalah survei pendahuluan bertujuan untuk memperoleh data kondisi saat ini. Selanjutnya dilakukan analisis dan evaluasi terhadap struktur graving dock yang ada saat ini. Langkah terakhir yang dilakukan adalah desain perbaikan graving dock. Hasil desain perbaikan, didapatkan dimensi dan penulangan yaitu struktur dinding tebal 30 cm dengan tulangan D16-150, struktur dinding miring tebal 50 cm dengan tulangan D19-150, pelat lantai tengah tebal 60 cm dengan tulangan D19-150, dan pelat lantai tepi tebal 45 cm dengan tulangan D19-150.
Aplikasi Teorema Castigliano untuk Analisis Defleksi pada Desain Jembatan Beton Prategang: Pendekatan Metode Energi untuk Evaluasi Kinerja Struktural Yudoprasetyo, Kohar; Hariyanto, Ifarrel Rachmanda; Rosyidi, Moh. Fadhlan; Al Manwaroh, Patma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5245

Abstract

Jembatan beton prategang merupakan salah satu solusi struktural yang efisien untuk bentang menengah hingga panjang dalam infrastruktur transportasi modern. Analisis defleksi yang akurat menjadi krusial dalam memastikan kinerja struktural dan kenyamanan pengguna jembatan sesuai dengan kriteria batas layan yang ditetapkan dalam standar desain. Penelitian ini mengeksplorasi aplikasi Teorema Castigliano sebagai metode energi untuk menganalisis defleksi pada jembatan beton prategang dengan pendekatan sistematis dan komprehensif. Teorema Castigliano, yang didasarkan pada prinsip energi regangan minimum, menawarkan keunggulan dalam menghitung defleksi struktur statis tak tentu dengan mempertimbangkan berbagai jenis beban dan kondisi batas secara simultan. Melalui studi literatur sistematis terhadap 42 publikasi periode 2019-2024 yang mencakup jurnal teknik sipil terakreditasi, prosiding konferensi internasional, dan standar desain jembatan, penelitian ini menganalisis formulasi matematis Teorema Castigliano dalam konteks struktur beton prategang, membandingkan akurasi metode energi dengan metode konvensional seperti metode kekakuan langsung dan analisis elemen hingga, serta mengidentifikasi parameter kritis yang mempengaruhi perhitungan defleksi termasuk kehilangan prategang, efek rangkak dan susut beton, serta variasi kekakuan penampang. Hasil kajian menunjukkan bahwa Teorema Castigliano mampu memprediksi defleksi jembatan beton prategang dengan tingkat akurasi tinggi (deviasi kurang dari 5% dibandingkan hasil eksperimental) ketika parameter material dan kehilangan prategang dimodelkan secara tepat. Metode ini sangat efektif untuk analisis awal desain dan verifikasi hasil analisis numerik, khususnya untuk geometri jembatan dengan bentang sederhana hingga menerus dua bentang.
Upaya Penguatan Keselamatan Prasarana Sekolah melalui Evaluasi Teknis Struktur Kolom pada Bangunan Pendidikan di Bojonegoro Yudoprasetyo, Kohar; Prasetya, Alfan Dimas; Rosyidi, Moh. Fadhlan; Hariyanto, Ifarrel Rachmanda; Wibowo, Yosi Noviari; Affandhie, Raden Buyung Anugraha; Mansur, Moh. Safi'i; Ashara, Khansa Fadilah; Darmawan, Muhammad Sigit; Alrasyidi, Mohammad Akbar; Wahyudi, Hendra
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 3 (2025): IJPM - Desember 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.1063

Abstract

Penelitian pengabdian ini mengevaluasi kinerja kolom beton bertulang pada Bangunan Pendidikan di Kabupaten Bojonegoro untuk meningkatkan keselamatan prasarana sekolah. Inspeksi visual menemukan deviasi penempatan tulangan longitudinal hingga ±13 cm dan beberapa tekukan >45°, yang berpotensi menimbulkan eksentrisitas beban. Analisis struktur dilakukan menggunakan SAP2000 untuk memperoleh gaya dalam, kemudian diverifikasi dengan diagram interaksi P–M pada SPColumn mengacu SNI 1726:2019, SNI 1727:2020, dan SNI 2847:2019. Hasil menunjukkan bahwa titik kerja ( ) dengan  berada di dalam selubung kapasitas, sehingga kapasitas ultimit penampang masih mencukupi untuk kombinasi beban terfaktor yang ditinjau. Meski demikian, guna memulihkan jalur gaya, meningkatkan confinement, dan keandalan jangka panjang, direkomendasikan jacketing beton bertulang dengan penanaman tulangan (starter bar) ke pilecap. Sosialisasi hasil dilaksanakan melalui koordinasi Tim Pengabdian Masyarakat/Narasumber (TPM) dan Mitra (Pemilik Bangunan), menghasilkan paket rekomendasi teknis, jadwal implementasi, serta mekanisme kendali mutu dan K3 yang akuntabel
Evaluasi Strategi Retrofitting Seismik pada Bangunan Eksisting: Analisis Komparatif Sistem Isolasi Dasar dan Sistem Peredam pada Bangunan Bertingkat Menengah Hariyanto, Ifarrel Rachmanda; Yudoprasetyo, Kohar; Wibowo, Yosi Noviari; Mansur, Moh. Safi'i; Rosyidi, Moh. Fadhlan; Fauzan, Irfan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6071

Abstract

Bangunan eksisting di wilayah rawan gempa memerlukan strategi retrofitting seismik yang efektif untuk meningkatkan ketahanan struktural. Penelitian ini melakukan evaluasi komparatif terhadap dua strategi retrofitting utama: sistem isolasi dasar (base isolation) dan sistem peredam (damping system) pada bangunan bertingkat menengah (8-12 lantai). Analisis dilakukan menggunakan metode elemen hingga nonlinier dengan pemodelan struktur beton bertulang yang mewakili bangunan tipikal di Indonesia. Tiga konfigurasi dianalisis: (1) struktur base-fix sebagai kontrol, (2) struktur dengan sistem isolasi dasar menggunakan High Damping Rubber Bearing (HDRB), dan (3) struktur dengan sistem peredam viscous damper. Pembebanan gempa menggunakan rekaman akselerogram gempa Sumatra Barat 2009 yang diskala sesuai respons spektrum desain SNI 1726:2019. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem isolasi dasar mampu mengurangi gaya geser dasar hingga 75,7% dan percepatan lantai hingga 78,8%, namun menghasilkan perpindahan lateral yang lebih besar (300% dari base-fix). Sebaliknya, sistem peredam mengurangi gaya geser dasar sebesar 65,7% dengan perpindahan yang lebih terkontrol (100% peningkatan). Analisis biaya siklus hidup menunjukkan sistem peredam memiliki keunggulan ekonomis dengan total biaya 19% lebih rendah dibanding isolasi dasar. Studi ini merekomendasikan pemilihan strategi berdasarkan kriteria spesifik: isolasi dasar untuk perlindungan maksimal elemen non-struktural dan isi bangunan, sedangkan sistem peredam untuk efisiensi biaya dengan perlindungan struktural yang memadai.
Redesign of a 60,000 DWT Dry Bulk Jetty from Precast to Cast-In-Situ System in a Seismic Port Area: Structural Design and Cost Implication. Yudoprasetyo, Kohar; Kesuma, Gandhi; Affandhie, Raden Buyung Anugraha
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6551

Abstract

This study presents the redesign and structural verification of a 60,000 DWT dry bulk jetty in the coastal area of Gresik, East Java, where the project site is characterized by soft ground (Site Class SE) and requires earthquake-resistant performance. The original structural concept is reconfigured from a precast system to a cast-in-situ reinforced concrete system to improve continuity, connection robustness, and constructability in a seismic port environment. A three-dimensional numerical model was developed in SAP2000 to represent the interaction between deck slab, beams, pile caps, and steel pipe piles (SPP Ø1016 mm, t = 15.9 mm). Design actions include dead and operational live loads (3.0 t/m²), crane wheel loads under critical transverse positions, vessel berthing and mooring loads (fender reaction and bollard demand), and response-spectrum earthquake loading based on Indonesian provisions. The redesigned superstructure adopts a 350 mm deck slab with D16–150 reinforcement, and beam detailing is provided for longitudinal, transverse, and crane beams. Foundation checks confirm that axial reactions remain below the pile bearing capacity, pile utilization ratios are below unity, maximum vertical settlement is 0.63 cm (within the allowable limit), and maximum lateral deflection is 85.14 mm (below the serviceability threshold). The lump-sum construction cost implication for the redesigned system is USD 11.062 million.