Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh Fomo dan Electronic Word of Mouth terhadap Impulse Buying Pada pengguna tiktok Generasi Z di kecamatan Medan Helvetia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dimana populasi pada penelititian ini adalah masyarakat kecamatan Medan Helevetia dengan jumlah sampel 110 responden. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 3.0. hasil penelitian menunjukan bahwa Fomo memiliki pengaruh positif dengan nilai original sampel 0.574 dan berpengaruh signifikan terhadap impulse buying Pada pengguna tiktok Generasi Z di kecamatan Medan Helvetia dengan nilai p values 0.000 <0,05 (α 5%), kemudian variabel Electronic Word of Mouth terhadap impulse buying Pada pengguna tiktok Generasi Z di kecamatan Medan Helvetia memiliki pengaruh positif dengan nilai original sampel 0.297 dan berpengaruh signifikan terhadap impulse buying dengan nilai p value 0.000 < 0,05 (α 5%). sehingga dapat disimpulkan bahwa Fomo dan Electronic Word of Mouth secara parsial memiliki pengaruh positif san signifikan terhadap Impulse Buying Pada pengguna tiktok Generasi Z di kecamatan Medan Helvetia. (studi kasus: produk glad2glow). Berdasarkan hasil komputasi, nilai R² untuk variabel impulse buying mencapai 0.619. hal ini berarti besarnya persentase pengaruh impluse buying yaitu sebesar 61,9% sedangkan sisanya 38,5% dipengaruhi oleh faktor eksternal yang tidak tercakup dalam desain penelitian ini
Copyrights © 2026