Pendidikan Agama Islam (PAI) pada hakikatnya berfungsi membentuk peserta didik yang utuh dan seimbang sebagai bekal kehidupan dan akhirat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual integrasi literasi Al-Qur’an dan kecerdasan emosional dalam Pendidikan Islam serta merumuskan model pembelajaran yang mampu membina peserta didik secara holistik, pada aspek intelektual, emosional, dan spiritual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research) pada analisis mendalam terhadap konsep literasi Al-Qur’an, kecerdasan emosional, dan tujuanya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder berupa buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen pendidikan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi dan analisis tematik untuk mengidentifikasi nilai Qur’ani yang berhubungan dengan pengembangan emosi, seperti sabar, syukur, tawakkal, pemaaf, rahmah, dan muhasabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi Al-Qur’an memiliki peran dalam membentuk kecerdasan emosional peserta didik melalui internalisasi nilai-nilai Qur’ani yang berorientasi pada pengendalian diri, kesadaran emosional, empati, dan kematangan sosial. Integrasi keduanya mampu menjadikan pembelajaran Pendidikan Agama Islam lebih baik, reflektif, dan aplikatif dalam kehidupan peserta didik. Penelitian ini menghasilkan rumusan model integratif pembelajaran PAI yang menempatkan pendidik sebagai teladan emosional, peserta didik sebagai subjek aktif, dan metode pembelajaran reflektif sebagai sarana pembinaan emosi berbasis nilai Qur’ani, sehingga berkontribusi pada terwujudnya pendidikan Islam yang humanis dan relevan dengan tantangan pendidikan modern.
Copyrights © 2026