Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pada perusahaan penyewaan alat berat di Kota Semarang. Fokus penelitian adalah mengevaluasi kesesuaian antara implementasi SIA dengan prinsip-prinsip Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pada perusahaan penyewaan alat berat di Kota Semarang, khususnya CV. Legowo Jaya, serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip teori akuntansi yang berlaku. Di tengah transformasi digital yang pesat di Indonesia, sektor penyewaan alat berat menghadapi tantangan seperti pengelolaan manual data sewa, perhitungan harga rentan kesalahan, dan keterlambatan laporan keuangan, yang menghambat pengambilan keputusan strategis. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan direktur, manajer keuangan, dan staf, studi dokumentasi (invoice, kontrak, laporan), serta focus group discussion. Analisis dilakukan via triangulasi data, reduksi, penyajian, dan verifikasi untuk membandingkan praktik SIA. Hasil menunjukkan SIA perusahaan mampu mengklasifikasi data sewa berdasarkan jenis alat (excavator, bulldozer, grader, loader, crane), memantau pemakaian, pendapatan, inventaris, serta mendukung layanan dry/wet rental dan borongan. Dokumen seperti jurnal penjualan, buku kas, laporan laba rugi, dan trial balance digunakan dalam siklus akuntansi standar. Namun, implementasi belum sepenuhnya selaras dengan teori, terutama siklus akuntansi yang semi-manual dan rentan human error, serta kurangnya integrasi teknologi seperti cloud atau IoT. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan SIA terintegrasi untuk meningkatkan akurasi, efisiensi, pengendalian internal, dan keunggulan kompetitif. Implikasi praktis mencakup optimalisasi aset dan kepatuhan regulasi, sementara kontribusi teoritis memperkaya literatur SIA di industri konstruksi Indonesia.
Copyrights © 2026