Ruas jalan Betungan–Simpang Kandis di Kota Bengkulu merupakan salah satu koridor transportasi utama dengan beban lalu lintas berat yang secara berulang mengalami kerusakan perkerasan, seperti retak memanjang, lubang, serta deformasi permukaan jalan. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan tingkat kenyamanan, keselamatan, dan umur layanan jalan. Penelitian ini bertujuan menerapkan Autodesk Civil 3D dalam perencanaan tebal perkerasan kaku bersambung tanpa tulangan atau Jointed Unreinforced Plain Concrete Pavement (JPCP) berdasarkan metode Manual Desain Perkerasan Jalan Bina Marga Revisi 2024. Metode penelitian menggunakan data primer berupa nilai California Bearing Ratio (CBR) tanah dasar hasil pengujian lapangan, data lalu lintas harian rata-rata, serta data sekunder pendukung sesuai ketentuan Bina Marga Revisi 2024. Hasil analisis menunjukkan nilai CBR tanah dasar sebesar 6,53 persen dan lalu lintas harian rata-rata dalam satuan jumlah sumbu kendaraan niaga (JSKN) sebesar 2,5×10⁷. Berdasarkan parameter tersebut diperoleh ketebalan perkerasan kaku sebesar 200 mm. Sistem sambungan yang direncanakan meliputi sambungan melintang menggunakan dowel bar dan sambungan memanjang menggunakan tie bar. Seluruh hasil perencanaan kemudian dimodelkan menggunakan Autodesk Civil 3D untuk menghasilkan visualisasi desain yang lebih akurat. Penerapan perangkat lunak ini membantu meningkatkan ketelitian perencanaan serta mendukung pembangunan jalan yang lebih efektif dan efisien. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi teknis bagi pemerintah daerah dan praktisi dalam perencanaan perkerasan kaku berkelanjutan di wilayah perkotaan dengan pendekatan desain berbasis kinerja dan keselamatan jalan.
Copyrights © 2026