Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis SWOT Potensi Pengembangan Bandar Udara Fatmawati Soekarno Menuju Bandar Udara Internasional Aprizon, Windra; Sefrus, Tri; Pujiastuti, Elly Tri
WARTA ARDHIA Vol 50, No 1 (2024)
Publisher : Badan Kebijakan Transportasi, Kementerian Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v50i1.525.41-46

Abstract

Bandar Udara Fatmawati Soekarno Bengkulu menunjukkan peningkatan jumlah penumpang setelah pandemi, dari 26.984 penumpang pada tahun 2022 menjadi 30.250 penumpang pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pengembangan bandara agar dapat menjadi bandara internasional guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata. Metode penelitian menggunakan analisis SWOT dengan memisahkan data Internal Factor Analysis Summary (IFAS) dan External Factor Analysis Summary (EFAS). Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, studi literatur, serta wawancara dengan pihak terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa posisi relatif bandara berada pada koordinat (0,54 ; 0,1), yang menempatkannya di kuadran I. Strategi yang disarankan adalah memaksimalkan kekuatan untuk memanfaatkan peluang melalui penerapan kebijakan agresif yang berorientasi pada pertumbuhan (growth). Penerapan strategi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan dan mempercepat pengembangan bandara menjadi bandara internasional.
Analisis SWOT Potensi Pengembangan Bandar Udara Fatmawati Soekarno Menuju Bandar Udara Internasional Aprizon, Windra; Sefrus, Tri; Pujiastuti, Elly Tri
WARTA ARDHIA Vol. 50 No. 1 (2024)
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Kementerian Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v50i1.525.41-46

Abstract

Bandar Udara Fatmawati Soekarno Bengkulu menunjukkan peningkatan jumlah penumpang setelah pandemi, dari 26.984 penumpang pada tahun 2022 menjadi 30.250 penumpang pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pengembangan bandara agar dapat menjadi bandara internasional guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata. Metode penelitian menggunakan analisis SWOT dengan memisahkan data Internal Factor Analysis Summary (IFAS) dan External Factor Analysis Summary (EFAS). Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, studi literatur, serta wawancara dengan pihak terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa posisi relatif bandara berada pada koordinat (0,54 ; 0,1), yang menempatkannya di kuadran I. Strategi yang disarankan adalah memaksimalkan kekuatan untuk memanfaatkan peluang melalui penerapan kebijakan agresif yang berorientasi pada pertumbuhan (growth). Penerapan strategi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan dan mempercepat pengembangan bandara menjadi bandara internasional.
Implementasi Autodesk Civil 3D pada Desain Tebal Perkerasan Kaku Berdasarkan Metode Bina Marga Revisi 2024 (Studi Kasus: Ruas Jalan Betungan – Simpang Kandis Kota Bengkulu) Saputra, Aprianto; Pujiastuti, Elly Tri; Dwiantoro, Edito
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5777

Abstract

Ruas jalan Betungan–Simpang Kandis di Kota Bengkulu merupakan salah satu koridor transportasi utama dengan beban lalu lintas berat yang secara berulang mengalami kerusakan perkerasan, seperti retak memanjang, lubang, serta deformasi permukaan jalan. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan tingkat kenyamanan, keselamatan, dan umur layanan jalan. Penelitian ini bertujuan menerapkan Autodesk Civil 3D dalam perencanaan tebal perkerasan kaku bersambung tanpa tulangan atau Jointed Unreinforced Plain Concrete Pavement (JPCP) berdasarkan metode Manual Desain Perkerasan Jalan Bina Marga Revisi 2024. Metode penelitian menggunakan data primer berupa nilai California Bearing Ratio (CBR) tanah dasar hasil pengujian lapangan, data lalu lintas harian rata-rata, serta data sekunder pendukung sesuai ketentuan Bina Marga Revisi 2024. Hasil analisis menunjukkan nilai CBR tanah dasar sebesar 6,53 persen dan lalu lintas harian rata-rata dalam satuan jumlah sumbu kendaraan niaga (JSKN) sebesar 2,5×10⁷. Berdasarkan parameter tersebut diperoleh ketebalan perkerasan kaku sebesar 200 mm. Sistem sambungan yang direncanakan meliputi sambungan melintang menggunakan dowel bar dan sambungan memanjang menggunakan tie bar. Seluruh hasil perencanaan kemudian dimodelkan menggunakan Autodesk Civil 3D untuk menghasilkan visualisasi desain yang lebih akurat. Penerapan perangkat lunak ini membantu meningkatkan ketelitian perencanaan serta mendukung pembangunan jalan yang lebih efektif dan efisien. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi teknis bagi pemerintah daerah dan praktisi dalam perencanaan perkerasan kaku berkelanjutan di wilayah perkotaan dengan pendekatan desain berbasis kinerja dan keselamatan jalan.
Pengaruh Kinerja Campuran Aspal AC-BC Dengan Penggantian Filler Batu Kapur Canser, Julyus; Serfus, Tri; Pujiastuti, Elly Tri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6058

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang, dimana pembangunan sarana dan prasarana transportasi semakin diperhatikan agar mobilisasi kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh campuran aspal beton AC-BC dengan menggunakan filler abu batu kapur pada variasi komposisi optimal dalam mencapai nilai stabilitas dan flow yang disyaratkan melalui penggunaan abu batu kapur sebesar 0% hingga 100%. Metode penelitian dilakukan melalui pengujian Marshall pada campuran Asphalt Concrete–Binder Course guna memperoleh karakteristik volumetrik dan mekanik perkerasan. Berdasarkan hasil pengujian, Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 5% menghasilkan nilai VMA 16,08%, VFA 75,9%, VIM 3,9%, stabilitas 2294,9kg, flow 2,6mm, serta Marshall Quotient 1083,5kg/mm. Selanjutnya, hasil uji Marshall pada Kadar Penggantian Optimum (KPO) dengan abu batu kapur menunjukkan nilai VMA 15,7%, VFA 78,7%, VIM 3,4%, stabilitas 2401,0kg, flow 3,0mm, dan Marshall Quotient 953,0kg/mm. Penggunaan abu batu kapur sebagai filler terbukti meningkatkan nilai VFA, stabilitas, dan flow, meskipun penurunan terjadi pada nilai VMA dan Marshall Quotient. Secara umum, perubahan karakteristik tersebut masih berada dalam batas persyaratan teknis yang ditetapkan oleh Spesifikasi Umum Bina Marga 2018, sehingga campuran AC-BC dengan filler abu batu kapur layak digunakan sebagai alternatif material perkerasan jalan yang ekonomis, berkelanjutan, dan mendukung peningkatan kinerja struktur perkerasan jalan nasional dan daerah di Indonesia secara optimal dan aplikatif bagi pengembangan teknologi konstruksi perkerasan aspal modern berorientasi mutu jangka panjang nasional berkelanjutan.
Study Moda Transportasi Online Grab dan Maxim dengan Metode Topsis di Kota Bengkulu Evalusiana, Durmian; Pujiastuti, Elly Tri; Antoro, Edito Dwi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6719

Abstract

Perkembangan layanan transportasi online seperti Grab dan Maxim di Kota Bengkulu telah memberikan alternatif moda transportasi yang efisien, mudah diakses, dan terjangkau bagi masyarakat perkotaan. Kehadiran kedua platform ini turut mendorong perubahan pola mobilitas masyarakat yang semakin mengutamakan kecepatan, kemudahan pemesanan, serta transparansi biaya perjalanan. Namun, perbedaan karakteristik layanan, baik dari segi tarif maupun kualitas pelayanan, menimbulkan tantangan bagi pengguna dalam menentukan pilihan terbaik sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi pengguna terhadap kedua layanan serta menentukan alternatif yang lebih unggul menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Pendekatan kuantitatif diterapkan melalui penyebaran kuesioner kepada 114 responden yang merupakan pengguna aktif Grab dan Maxim di Kota Bengkulu. Lima kriteria utama yang dianalisis meliputi tarif, waktu tunggu, kenyamanan, keamanan, dan kinerja layanan secara keseluruhan. Proses analisis dilakukan dengan pembobotan setiap kriteria dan perhitungan nilai kedekatan terhadap solusi ideal positif dan negatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa Maxim lebih unggul pada aspek tarif dan waktu tunggu yang relatif lebih cepat, sedangkan Grab memiliki kelebihan pada aspek kenyamanan serta persepsi kualitas layanan yang lebih baik. Berdasarkan hasil perhitungan akhir menggunakan metode TOPSIS, Maxim memperoleh nilai preferensi tertinggi secara keseluruhan sehingga menjadi alternatif yang lebih dipilih oleh masyarakat. Temuan ini diperkuat oleh hasil uji validitas dan reliabilitas instrumen yang menunjukkan bahwa data penelitian dinyatakan layak, konsisten, dan akurat untuk dianalisis lebih lanjut secara ilmiah
Analisis Lapisan Perkerasan Jalan Beton Flextural Strength (FS) 45 Menggunakan Material Quary Pematang Sapang Hibatullah, Muhammad Dwi; Sazuatmo, Sazuatmo; Pujiastuti, Elly Tri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6726

Abstract

Perkerasan kaku (rigid pavement) merupakan salah satu jenis perkerasan yang banyak digunakan pada konstruksi jalan karena memiliki kekuatan struktural tinggi, mampu menahan beban lalu lintas berat, serta memiliki umur layan yang relatif panjang dengan kebutuhan pemeliharaan yang lebih rendah dibandingkan perkerasan lentur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan material dari Quarry Pematang Sapang dalam perencanaan campuran beton dengan flexural strength (FS) 45 untuk pekerjaan perkerasan jalan beton di Provinsi Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui pengujian laboratorium. Tahapan penelitian meliputi pemeriksaan karakteristik agregat kasar dan agregat halus, analisis gradasi, pengujian abrasi, kadar lumpur, dan penyerapan air, serta perancangan campuran beton berdasarkan SNI 03-2834-2000. Pengujian kuat lentur dilakukan mengacu pada SNI 4431:2011, sedangkan pengujian kuat tekan mengacu pada SNI 1974:2011. Benda uji yang digunakan berupa balok berukuran 15×15×60 cm untuk uji lentur dan silinder 15×30 cm untuk uji tekan, dengan pengujian pada umur 7 dan 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa agregat kasar memiliki nilai abrasi 23,10% dan nilai penyerapan yang masih memenuhi spesifikasi teknis. Komposisi campuran optimum per m³ beton terdiri atas semen 396 kg, air 190 liter, agregat kasar 1288 kg, dan agregat halus 526 kg, dengan nilai slump rata-rata 8,25 cm sesuai dengan rencana 7,5–10 cm. Nilai kuat lentur rata-rata mencapai 3,67 MPa pada umur 7 hari dan meningkat menjadi 4,55 MPa pada umur 28 hari. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa material Quarry Pematang Sapang memenuhi persyaratan teknis untuk perkerasan beton FS 45.