Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan berpikir logis anak usia dini melalui tes manipulatif geometris dalam pembelajaran matematika PAUD. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek anak usia 4–6 tahun yang berasal dari lembaga PAUD. Instrumen penelitian berupa tes manipulatif geometris yang dirancang sesuai karakteristik perkembangan anak, meliputi indikator pengelompokan, pengurutan, pencocokan bentuk, pengenalan pola, serta pemecahan masalah sederhana. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur dan pelaksanaan tes secara langsung dalam suasana pembelajaran yang menyenangkan dan kontekstual. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir logis anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak berada pada kategori sedang hingga tinggi dalam kemampuan berpikir logis, khususnya pada aspek pengenalan bentuk dan pengelompokan objek berdasarkan persamaan dan perbedaan karakteristik. Namun, pada aspek pengurutan dan pemecahan masalah sederhana masih ditemukan beberapa anak dengan capaian rendah hingga sedang, sehingga memerlukan stimulasi pembelajaran yang lebih intensif, variatif, dan berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan tes manipulatif geometris tidak hanya efektif sebagai alat asesmen, tetapi juga berfungsi sebagai media pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan anak serta membantu anak memahami konsep matematika secara konkret dan bermakna. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pendidik PAUD dalam merancang pembelajaran matematika yang inovatif, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan perkembangan anak usia dini.
Copyrights © 2026