Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Constructivist Philosophy in the Context of Merdeka Belajar Hamida, Elis; Thoha, M.; Christiana, Yona; Andika, Caca
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025): March
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.304

Abstract

This research aims to analyze the application of constructivism philosophy in the context of Freedom of Learning in Indonesia. The specific issue raised is how constructivism philosophy can help students build their own knowledge through experience and interaction with the environment. The proposal given is to apply learning methods that are based on experience and interaction, such as project methods and discussion methods. The research method used is a qualitative method with data collection techniques through interviews and observation. The research results show that the application of constructivism philosophy can help students build their own knowledge, increase learning motivation, and develop critical thinking skills. Apart from that, this research also found that the application of constructivism philosophy can help students develop effective collaboration and communication skills. The philosophy of constructivism can be a strong foundation for implementing the concept of Freedom of Learning in Indonesia. This research can contribute to the development of more effective and efficient educational theory and practice. The results of this research can also be used as a reference for developing curricula and educational programs that are more appropriate to student needs. In the context of education in Indonesia, this research has broad implications. By applying the philosophy of constructivism, education in Indonesia can become more relevant and effective in preparing students to face the challenges of the 21st century. Therefore, this research can be a reference for educators, curriculum developers and educational policy makers to advance education in Indonesia.
AI Sebagai Asisten Pembelajaran: Bagaimana Teknologi Membantu Personalisasi Pendidikan Untuk Setiap Siswa Hamida, Elis; Andika, Caca; Aroma, Nellys; Hadevi, Meza; Rifa'i, Rifa'i
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1669

Abstract

Artikel ini membahas peran Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan personalisasi. Teknologi AI dapat menganalisis gaya belajar siswa, memberikan umpan balik real-time, dan menyesuaikan kurikulum untuk memenuhi kebutuhan individu. Platform pembelajaran adaptif dan sistem tutor cerdas adalah contoh alat AI yang dapat mendukung pendidikan personalisasi. AI juga dapat membantu siswa dengan kebutuhan khusus dengan meningkatkan aksesibilitas dan memberikan dukungan personal. Implementasi AI dalam pendidikan dapat meningkatkan hasil belajar dan meningkatkan keterlibatan siswa. Artikel ini menyoroti potensi AI untuk merevolusi pendidikan dengan menyediakan pengalaman belajar personal untuk setiap siswa. Pendidikan personalisasi merupakan suatu pendekatan pendidikan yang berfokus pada kebutuhan individu siswa. Teknologi Artificial Intelligence (AI) dapat memainkan peran penting dalam pendidikan personalisasi dengan menganalisis gaya belajar siswa, memberikan umpan balik real-time, dan menyesuaikan kurikulum untuk memenuhi kebutuhan individu. Platform pembelajaran adaptif dan sistem tutor cerdas adalah contoh alat AI yang dapat mendukung pendidikan personalisasi. AI juga dapat membantu siswa dengan kebutuhan khusus dengan meningkatkan aksesibilitas dan memberikan dukungan personal. Dengan demikian, implementasi AI dalam pendidikan dapat meningkatkan hasil belajar dan meningkatkan keterlibatan siswa. Artikel ini akan membahas peran AI dalam pendidikan personalisasi dan potensinya untuk merevolusi pendidikan dengan menyediakan pengalaman belajar personal untuk setiap siswa.  
Constructivist Philosophy in the Context of Merdeka Belajar Hamida, Elis; Thoha, M.; Christiana, Yona; Andika, Caca
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025): March
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.304

Abstract

This research aims to analyze the application of constructivism philosophy in the context of Freedom of Learning in Indonesia. The specific issue raised is how constructivism philosophy can help students build their own knowledge through experience and interaction with the environment. The proposal given is to apply learning methods that are based on experience and interaction, such as project methods and discussion methods. The research method used is a qualitative method with data collection techniques through interviews and observation. The research results show that the application of constructivism philosophy can help students build their own knowledge, increase learning motivation, and develop critical thinking skills. Apart from that, this research also found that the application of constructivism philosophy can help students develop effective collaboration and communication skills. The philosophy of constructivism can be a strong foundation for implementing the concept of Freedom of Learning in Indonesia. This research can contribute to the development of more effective and efficient educational theory and practice. The results of this research can also be used as a reference for developing curricula and educational programs that are more appropriate to student needs. In the context of education in Indonesia, this research has broad implications. By applying the philosophy of constructivism, education in Indonesia can become more relevant and effective in preparing students to face the challenges of the 21st century. Therefore, this research can be a reference for educators, curriculum developers and educational policy makers to advance education in Indonesia.
Studi Kasus Kebijakan Pendidikan Global hamida, elis; fauzan, fauzan; latifah, haniyatul; aroma, nellys; asmara, adi; kashardi, kashardi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4097

Abstract

Perbandingan pendidikan antarnegara dalam konteks studi kasus kebijakan pendidikan global merupakan kajian yang sangat penting untuk memahami bagaimana proses globalisasi memengaruhi arah, struktur, dan praktik sistem pendidikan di berbagai negara. Globalisasi mendorong negara-negara untuk mengadopsi standar pendidikan internasional, seperti penguatan literasi global, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penerapan indikator mutu pendidikan yang bersifat universal. Selain itu, globalisasi juga membuka ruang terjadinya pertukaran praktik terbaik (best practices) antarnegara sebagai upaya meningkatkan daya saing pendidikan di tingkat global. Melalui pendekatan pendidikan komparatif, kajian ini berupaya mengidentifikasi persamaan, perbedaan, serta bentuk adaptasi kebijakan pendidikan yang diterapkan oleh berbagai negara dalam merespons tuntutan global sekaligus kebutuhan lokal yang beragam. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk memahami bagaimana kebijakan pendidikan global diinterpretasikan dan diimplementasikan sesuai dengan konteks sosial, budaya, ekonomi, dan politik masing-masing negara. Studi ini juga menyoroti peran pendidikan internasional dalam membekali peserta didik dengan keterampilan abad ke-21, termasuk kemampuan berpikir kritis, komunikasi lintas budaya, serta pemahaman global yang semakin relevan di era digital dan mobilitas tinggi. Selain itu, penelitian ini mengkaji perkembangan kebijakan pendidikan di Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya dalam menghadapi dampak globalisasi, dengan fokus pada inovasi kurikulum, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta upaya pemerataan akses dan kualitas pendidikan. Dengan pendekatan perbandingan, penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis dan praktis bagi para pembuat kebijakan dalam mengembangkan sistem pendidikan yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing internasional tanpa mengabaikan nilai-nilai lokal dan tujuan pembangunan nasional.
Analisis Tingkat Kemampuan Berpikir Logis Anak Usia Dini melalui Tes Manipulatif Geometris pada Pembelajaran Matematika PAUD Hamida, Elis; Nopriyeni, Nopriyeni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.6021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan berpikir logis anak usia dini melalui tes manipulatif geometris dalam pembelajaran matematika PAUD. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek anak usia 4–6 tahun yang berasal dari lembaga PAUD. Instrumen penelitian berupa tes manipulatif geometris yang dirancang sesuai karakteristik perkembangan anak, meliputi indikator pengelompokan, pengurutan, pencocokan bentuk, pengenalan pola, serta pemecahan masalah sederhana. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur dan pelaksanaan tes secara langsung dalam suasana pembelajaran yang menyenangkan dan kontekstual. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir logis anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak berada pada kategori sedang hingga tinggi dalam kemampuan berpikir logis, khususnya pada aspek pengenalan bentuk dan pengelompokan objek berdasarkan persamaan dan perbedaan karakteristik. Namun, pada aspek pengurutan dan pemecahan masalah sederhana masih ditemukan beberapa anak dengan capaian rendah hingga sedang, sehingga memerlukan stimulasi pembelajaran yang lebih intensif, variatif, dan berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan tes manipulatif geometris tidak hanya efektif sebagai alat asesmen, tetapi juga berfungsi sebagai media pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan anak serta membantu anak memahami konsep matematika secara konkret dan bermakna. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pendidik PAUD dalam merancang pembelajaran matematika yang inovatif, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan perkembangan anak usia dini.