Transformasi digital dalam sektor perbankan syariah menuntut peningkatan efisiensi operasional dan pengelolaan pengetahuan internal yang efektif. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi oleh Bank Syariah HIK Insan Cita adalah keterbatasan akses cepat terhadap informasi operasional, standar operasional prosedur (SOP), kebijakan internal, serta panduan produk perbankan syariah. Kondisi tersebut menyebabkan pemborosan waktu kerja karyawan hingga 2–3 jam per hari dan berdampak pada penurunan produktivitas serta kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan chatbot berbasis kecerdasan buatan sebagai asisten virtual karyawan untuk mendukung efisiensi kerja dan sistem manajemen pengetahuan internal. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan waterfall, meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan, pengujian, implementasi, dan evaluasi. Chatbot dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi Natural Language Processing (NLP) untuk memahami bahasa natural pengguna dan menyediakan respons otomatis yang relevan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa chatbot mampu menurunkan waktu pencarian informasi hingga 88%, meningkatkan akurasi pemahaman pertanyaan menjadi 92,1%, serta meningkatkan produktivitas kerja karyawan sebesar 30–40%. Selain itu, beban komunikasi antar divisi dapat dikurangi secara signifikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa chatbot berbasis kecerdasan buatan dapat menjadi solusi efektif dalam mendukung transformasi digital perbankan syariah serta berperan sebagai model sistem knowledge management yang adaptif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026