Limbah minyak jelantah di Desa Muntang, Purbalingga, menimbulkan masalah lingkungan karena pembuangan yang tidak tepat dan kurangnya kesadaran pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melatih siswa SD Negeri 1 Muntang melalui sosialisasi DBD dan pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi lavender yang berfungsi sebagai pengusir nyamuk. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 2 Agustus 2025 dengan metode sosialisasi dan praktik langsung. Tahap pelaksanaan meliputi pemaparan materi bahaya DBD, siklus hidup nyamuk, diikuti praktik pembuatan lilin aromaterapi menggunakan minyak jelantah bersih dan minyak esensial lavender. Evaluasi dilakukan melalui hasil assesment peserta untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil menunjukkan bahwa program ini berjalan lancar dengan antusiasme peserta yang tinggi. Terdapat peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan siswa mengenai teknik pengolahan lilin aromaterapi serta kesadaran pencegahan DBD. Lilin aromaterapi yang dihasilkan menawarkan solusi inovatif untuk mengurangi limbah rumah tangga sekaligus menyediakan alternatif alami pengusir nyamuk. Kesimpulan kegiatan ini berhasil menanamkan kesadaran lingkungan dan keterampilan wirausaha pada siswa. Diharapkan pelatihan lanjutan yang lebih intensif dan dukungan pemasaran untuk keberlanjutan ekonomi kreatif.
Copyrights © 2025