Pendampingan penggunaan media pembelajaran matematika berbasis metode permainan bagi anak berkebutuhan khusus bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika, motivasi belajar, dan kemandirian siswa melalui pendekatan yang menyenangkan dan inklusif. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui tiga tahap utama: analisis kebutuhan siswa menggunakan angket, pelaksanaan pembelajaran dengan media "Tusuk Aljabar", serta evaluasi melalui angket siswa dan guru. Hasil pra-kegiatan menunjukkan kesulitan siswa dalam memahami konsep aljabar abstrak, sementara post-test setelah pelaksanaan kegiatan mengindikasikan peningkatan signifikan pemahaman konsep dan antusiasme belajar siswa. Evaluasi menunjukkan siswa dan guru menyatakan media permainan efektif dalam menyederhanakan materi matematika serta meningkatkan keterlibatan aktif siswa berkebutuhan khusus. Pengabdian ini memberikan bukti bahwa media pembelajaran berbasis permainan dapat menjadi solusi inovatif untuk mengatasi hambatan belajar matematika pada anak berkebutuhan khusus, sekaligus memberikan rekomendasi pelatihan berkelanjutan bagi guru inklusi
Copyrights © 2025