Gerakan Literasi Sekolah (GLS) hadir sebagai upaya untuk menumbuhkan kebiasaan membaca di lingkungan sekolah. Namun, dalam praktiknya, kegiatan literasi sering kali dijalankan sebatas rutinitas harian tanpa pendampingan yang membantu peserta didik benar-benar memahami dan menikmati bacaan. Berangkat dari kondisi tersebut, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat pelaksanaan GLS melalui pendampingan membaca dengan menggunakan teks-teks yang dekat dengan kehidupan peserta didik.Pendampingan dilakukan dengan mengajak peserta didik membaca bersama, berdiskusi, dan merefleksikan isi bacaan sehingga aktivitas membaca tidak hanya berfokus pada penyelesaian teks, tetapi juga pada pemahaman dan keterlibatan emosional pembaca. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pendampingan membaca, dan evaluasi yang dilakukan dengan mengamati keterlibatan peserta serta refleksi sederhana setelah kegiatan berlangsung.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik menjadi lebih aktif terlibat dalam kegiatan membaca, lebih memahami isi bacaan, serta menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap kegiatan literasi. Pendampingan membaca berbasis teks kontekstual ini dapat menjadi salah satu alternatif untuk menjadikan Gerakan Literasi Sekolah lebih hidup, bermakna, dan dekat dengan pengalaman belajar peserta didik.
Copyrights © 2026