Radiofarmasi digunakan dalam kedokteran nuklir untuk tujuan diagnostik dan terapeutik dengan dosis radioaktif yang kecil dan terkontrol. Pemahaman masyarakat terhadap radiofarmasi masih rendah, sering disertai persepsi negatif terkait risiko radiasi, terutama pada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta Posyandu Labuhan Ratu mengenai radiofarmasi, manfaatnya dalam pelayanan kesehatan, serta aspek keamanannya. Metode meliputi sosialisasi, penyampaian materi edukasi berbasis bukti, sesi tanya jawab, pretest, dan posttest. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan (p < 0,05), dengan seluruh peserta mampu memahami manfaat radiofarmasi, aspek keamanan dosis, serta penerapan proteksi radiasi bagi kelompok rentan. Edukasi juga memperbaiki persepsi peserta, mendorong sikap kritis, dan kesadaran akan konsultasi medis sebelum pemeriksaan berbasis radiasi. Temuan ini menegaskan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat melalui edukasi radiofarmasi efektif meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan aman, manfaat diagnostik dan terapeutik, serta perlindungan pasien pada pemeriksaan kedokteran nuklir.
Copyrights © 2026