Sebagian besar masyarakat di Desa Sungai Batang Ilir memperoleh air untuk keperluan hygiene dan sanitasinya sehari-hari dari air sungai yang melintas di desa tersebut. Diketahui tingkat kekeruhan air (57,8 NTU) melebihi standar yang ditetapkan (lebih dari 3 NTU) sedangkan pH air (7,1) sudah sesuai standar. Ada masyarakat mengolah air sungai yang keruh menggunakan tawas, namun dosis tawas yang digunakan dan cara pengolahan yang dilakukan belum sesuai. Hal tersebut mengakibatkan rasa air menjadi asam, sepat, bahkan terkadang air tidak berubah menjadi jernih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di desa ini ditujukan untuk melatih masyarakat membuat larutan tawas dan menurunkan tingkat kekeruhan air sungai untuk keperluannya sehari-hari. Lama waktu seluruh kegiatan adalah 6 bulan dengan melibatkan Sanitarian Puskesmas Martapura Barat. Jumlah sasaran sebanyak 10 ibu rumah tangga. Kegiatan utama berupa pemberian materi dan pelatihan tentang cara pengolahan air sungai menggunakan larutan tawas. Hasil kegiatan menunjukkan nilai pretest berkisar antara 23,5 hingga 58,8 dan nilai posttest berkisar antara 94,1 sampai 100. Hal ini berarti kontribusi kegiatan pelatihan berkisar antara 41% sampai 75% dari tingkat pengetahuan dan pemahaman awal. Peserta telah mampu mempraktikan dengan benar cara membuat larutan tawas dan cara menurunkan tingkat kekeruhan air sungai.
Copyrights © 2026