Permasalahan domesttik masih menjadi isu lingkungan yang signifikan akibat rendahnya kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah secara mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan mahasiswa melalui transformasi limbah menjadi produk fungsional yang memiliki nilai ekonomis. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Project Based Learning (PjBL) yang mencakup tahapan identifikasi limbah, perencanaan desain, proses produksi, hingga evaluasi produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengolah berbagai jenis limbah menjadi produk bernilai jual, antara lain: minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, batok kelapa menjadi teko artistik, botol plastik menjadi tanaman hias, kulit jeruk menjadi pengharum ruangan alami, dan ampas kopi menjadi body scrub. Analisis menunjukkan bahwa integrasi antara kreativitas mahasiswa dan prinsip ekonomi sirkular tidak hanya efektif dalam mereduksi beban limbah domestik yang berakhir di TPA, tetapi juga berhasil membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran kontekstual dalam mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) di sektor lingkungan dan ekonomi.
Copyrights © 2026