Data dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta 2018 berdasarkan hasil pemeriksaan ibu hamil yang mengalami anemia paling banyak pada usia 15-24 tahun sebesar 84,6%, usia 25-34 tahun sebesar 33,7%, usia 35-44 tahun sebesar 33,6%, dan usia 45-54 tahun sebesar 24%. Wilayah dengan kasus anemia tertinggi di Kepulauan Seribu dengan persentase (28.38%), urutan kedua di Jakarata Pusat (18.58%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbandingan Efektivitas Jeruk dan Buah Bit untuk Meningkatkan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil di TPMB I Kota Jakarta Pusat Tahun 2024. Desain penelitian yang akan dipakai dalam riset ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan Study Case Literature Review (SCLR). Sampel penelitian terdiri atas 2 orang ibu hamil trimester II yang diberikan intervensi berbeda, yakni jeruk manis keprok (responden 1) dan buah bit (responden 2). Kedua responden diberikan intervensi selama 14 hari. Pemeriksaan kadar hemoglobin dilakukan dengan Hb stik dan pencatatan hasil pada lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kadar hemoglobin pada pemberian intervensi hari ke-7, yakni masing-masing reponden mengalami kenaikan sebanyak 0,2 gr/dL. Pada kunjungan hari ke-14 kedua responden kembali mengalami kenaikan kadar hemoglobin, namun peningkatan tertinggi terjadi pada responden 2, yakni sebanyak 0,4 gr/dL sedangkan responden 1 mengalami peningkatan sebanyak 0,2 gr/dL. Kesimpulan penelitian ini adalah buah bit terbukti lebih efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dibandingkan dengan jeruk manis keprok.
Copyrights © 2024