Background: Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang berdampak pada tumbuh kembang anak di Indonesia. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya pemahaman keluarga mengenai pemberian makanan bergizi, termasuk camilan sehat untuk balita. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam mencegah stunting melalui pelatihan pembuatan variasi camilan sehat balita berbasis bahan lokal. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi pembuatan camilan sehat, serta evaluasi pengetahuan menggunakan pre-test dan post-test. Sampel kegiatan adalah 20 orang kader yang aktif di wilayah binaan. Hasil: Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan peserta secara signifikan setelah pelatihan, dari rata-rata 54,2 menjadi 82,6. Selain itu, observasi menunjukkan bahwa partisipasi peserta sangat baik dan antusias selama kegiatan berlangsung. Kesimpulan: Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung dan materi kontekstual efektif dalam meningkatkan kapasitas kader sebagai agen perubahan perilaku gizi di masyarakat. Pemberdayaan kader melalui pelatihan camilan sehat dapat menjadi strategi preventif yang berdampak langsung terhadap penurunan angka stunting di tingkat keluarga.
Copyrights © 2025