Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penggunaan model Flipped Classroom yang terintegrasi dengan Blended Learning untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa di MA Al-Ma’arif Taklimusshibyan Sangkong Bonder. Penelitian ini didorong oleh pengamatan bahwa siswa sering mengandalkan metode tradisional berbasis ceramah, yang mengakibatkan kurangnya peluang praktik dan performa komunikatif yang rendah. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental kuantitatif dengan pendekatan satu kelompok pre-test dan post-test. Sampel penelitian melibatkan 20 siswa kelas XI yang mengikuti enam sesi pembelajaran. Data dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda dan kuesioner untuk mengukur pemahaman berbicara dan persepsi siswa. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan berbicara siswa, dengan nilai rata-rata meningkat dari 44,75 pada pre-test menjadi 73,50 pada post-test. Uji t sampel berpasangan mengkonfirmasi bahwa perbedaan tersebut signifikan secara statistik (t = -14.750, p < 0.001). Selain itu, analisis kuesioner menunjukkan persepsi positif siswa, menandakan peningkatan motivasi dan partisipasi aktif karena sifat pendekatan yang fleksibel dan interaktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Flipped Classroom dengan Blended Learning, yang didukung oleh teknologi, merupakan strategi yang efektif dan inovatif untuk meningkatkan performa berbicara siswa di sekolah menengah.
Copyrights © 2025