Introduction: Cervical spondyloarthrosis adalah kondisi degeneratif yang menyerang vertebra cervical, termasuk sendi facet, diskus intervertebralis, dan ligamen pendukung. Cervical Herniated Nucleus Pulposus (CHNP) adalah kondisi nucleus pulposus menonjol melalui robekan annulus fibrosus yang dapat menekan saraf di sekitarnyaCase Presentation: Penelitian ini menggunakan desain case report yang dilakukan di RSUD Dr. Harjono Kabupaten Ponororgo, Jawa Timur pada tanggal 4 hingga 21 Februari 2025 pada pasien cervical spondyloarthrosis dan cervical hernia nucleus pulposus berdasarkan hasil rontgen dan MRI.Management and Outcome: Penelitian dilakukan secara langsung kepada pasien dengan kondisi cervical spondyloarthrosis dan CHNP dengan pemberian intervensi sebanyak tiga kali. Program rehabilitasi fisioterapi berupa SWD (Short Wave Diathermy), TENS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation), cervical traction, stretching neck, neck calliet exercise. Pengukuran yang digunakan yaitu pengukuran nyeri dengan Numerical Rating Scale (NRS), pengukuran kekuatan otot dengan Manual Muscle Testing (MMT), pengukuran Lingkup Gerak Sendi (LGS) dengan goniometer, dan pengukuran kemampuan fungsional dengan Neck Disability Index (NDI). Setelah pemberian program rehabilitasi fisioterapi selama tiga sesi didapatkan hasil adanya terjadi penurunan nyeri pada nyeri gerak dan tekan. Terjadi- peningkatan LGS pada semua bidang gerak leher. Terjadi peningkatan kekuatan otot penggerak lateral fleksi dextra dan rotasi dextra. Selain itu, terjadi penurunan disabilitas yang dibuktikan dengan menurunnya skor NDI dari 38% pre-intervensi menjadi 26% pasca-intervensi.Conclusion: Pemberian program rehabilitasi fisioterapi telah terbukti dapat menurunkan intensitas nyeri dan spasme, meningkatkan LGS, meningkatkan kekuatan otot, serta meningkatkan kemampuan aktivitas fungsional.
Copyrights © 2025