Prosedur perpajakan sering dianggap rumit, memerlukan banyak dokumen, dan membutuhkan pemahaman yang kuat tentang aturan yang berubah-ubah. Kondisi ini menyebabkan wajib pajak di kampus dan masyarakat sekitar mengalami kesulitan dalam mengakses informasi, melakukan perhitungan pajak, dan melaporkan kewajiban pajak mereka secara mandiri. Website perpajakan dibutuhkan untuk menjadi sarana layanan yang terintegrasi, informatif, dan mudah diakses kapan saja. Namun, pengembangan website perpajakan tidak hanya menekankan aspek teknologi, tetapi juga harus dapat membantu pengguna mencapai tujuannya. Goal-Directed Design (GDD) menekankan pemahaman mendalam tentang tujuan pengguna sehingga solusi yang dibangun tidak hanya memenuhi tugas administratif tetapi juga memahami tujuan, perilaku, dan kebutuhan pengguna. Melalui tahapan pengumpulan data pengguna, penyusunan persona, analisis skenario, hingga perancangan alur interaksi, GDD membantu menghasilkan desain yang berorientasi pada tujuan utama pengguna. Hasilnya didapatkan nilai 90,38% dengan System Usability Scale menunjukkan bahwa antar muka yang dibuat memiliki tingkat usability yang sangat baik yang disebut dengan excellent.
Copyrights © 2026