Pendahuluan: Mahasiswa kedokteran gigi membutuhkan keterampilan motorik klinis yang baik, namun pelatihan konvensional seperti manekin memiliki keterbatasan dalam memberikan umpan balik sensorik. Teknologi haptic virtual reality (VR) menawarkan solusi modern dengan simulasi taktil yang realistis, namun efektivitasnya masih perlu dikaji secara sistematis. Studi ini bertujuan mengevaluasi efektivitas haptic VR dalam meningkatkan keterampilan motorik, pengetahuan, dan kepercayaan diri mahasiswa. Metode: Penelitian dilakukan melalui systematic review dengan pedoman PRISMA, mencakup 12 artikel dari database PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar. Analisis dilakukan secara naratif karena heterogenitas studi. Hasil: menunjukkan bahwa haptic VR efektif dalam pelatihan prosedur seperti preparasi karies, scaling, veneer, dan pulpotomi. Mahasiswa mengalami peningkatan koordinasi tangan-mata, pemahaman prosedur, dan kepercayaan diri. Efektivitas dipengaruhi oleh kualitas perangkat, pengalaman pengguna, dan integrasi dalam kurikulum. Simpulan: haptic VR belum menggantikan metode tradisional, namun berpotensi sebagai alat bantu yang efektif, khususnya dalam pelatihan endodontik, periodontik, konservasi, prostodontik, dan kedokteran gigi anak.
Copyrights © 2025