Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan pengalaman mahasiswa dalam menggunakan self-compassion untuk menghadapi stres akademik. Stres akademik merupakan tekanan psikologis yang muncul akibat tuntutan akademik yang melebihi kemampuan individu, dan jika tidak dikelola dapat menurunkan motivasi serta kesejahteraan mental siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan melibatkan 3 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh sebagai partisipan yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-compassion menjadi mekanisme koping adaptif yang membantu siswa mengelola stres akademik melalui penerimaan diri, kesadaran emosi, dan sikap penuh kebaikan terhadap diri sendiri. Selain itu, dukungan sosial dari teman dan keluarga memperkuat kemampuan siswa untuk menjaga keseimbangan psikologis dan mengembangkan ketahanan emosional. Temuan ini menegaskan bahwa self-compassion tidak hanya berfungsi sebagai konsep moral, tetapi juga sebagai keterampilan emosional yang dapat dilatih untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa. Oleh karena itu, penting bagi lembaga pendidikan tinggi untuk mengintegrasikan pelatihan self-compassion dalam program pendampingan psikologis sebagai upaya preventif terhadap stres akademik.
Copyrights © 2025