Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh investasi yang termasuk penanaman modal asing, penanaman modal dalam negeri dan belanja pemerintah terhadap pertumbuhan sektor pertanian serta penyerapan tenaga kerja di kabupaten/kota Provinsi Riau dengan pendekatan model persamaan simultan. Penelitian ini menggunakan data panel tahun 2018–2023 dari 12 kabupaten/kota, dan dianalisis menggunakan metode Two Stage Least Square (2SLS) untuk mengestimasi hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman modal dalam negeri berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan sektor pertanian dan penyerapan tenaga kerja, sedangkan penanaman modal asing tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Belanja pemerintah sektor pertanian justru berdampak negatif terhadap pertumbuhan dan penyerapan tenaga kerja, yang mengindikasikan adanya potensi inefisiensi dalam perencanaan dan pelaksanaannya. Sementara itu, pertumbuhan sektor pertanian terbukti memberikan kontribusi positif terhadap penyerapan tenaga kerja. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi penanaman modal dalam negeri dan reformulasi alokasi belanja pemerintah sangat diperlukan guna meningkatkan output sektor pertanian sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu meninjau ulang efektivitas belanja pemerintah dan memperkuat insentif terhadap investasi yang padat karya di sektor pertanian.
Copyrights © 2025