Smartwatch telah berkembang dari perangkat pendukung menjadi aktor komunikatif yang membentuk ritme, kebiasaan, dan makna sosial dalam kehidupan sehari-hari pengguna. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran smartwatch sebagai aktor nonmanusia dalam jejaring komunikasi serta menjelaskan bagaimana makna dikonstruksi oleh kelompok sosial yang berbeda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan etnografi digital terhadap 12 informan lintas usia dan profesi. Analisis dilakukan secara induktif melalui empat kategori tematik, yaitu ritme, habit, makna, dan intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa smartwatch memediasi ritme komunikasi, membangun kebiasaan melalui skrip algoritmik, serta menciptakan relasi afektif dan simbolik yang berbeda antar kelompok pengguna. Perspektif Actor–Network Theory (ANT) menjelaskan bagaimana smartwatch memengaruhi tindakan melalui mediasi temporal dan intervensi, sedangkan Social Construction of Technology (SCOT) menunjukkan variasi makna yang dinegosiasikan sebagai efisiensi, keamanan, performa, atau gaya hidup. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi manusia–teknologi bersifat ko-konstitutif. Teknologi dan pengguna membentuk satu sama lain dalam jaringan sosial-teknologis. Penelitian selanjutnya disarankan mengeksplorasi komparasi lintas budaya dan konsekuensi etis dari intervensi algoritmik dalam kehidupan sehari-hari.
Copyrights © 2025