Remaja merupakan individu yang beranjak dewasa dengan kategori usia 10-20 tahun. Perubahan biologis yang terjadi pada remaja putri di antaranya ialah dimulainya siklus menstruasi dengan sebagian besar wanita mengalami dismenorhea atau nyeri haid yang membuat ketidaknyamanan pada setiap wanita. Nyeri saat menstruasi terjadi karena terdapat peningkatan produksi prostaglandin yang terkait dengan dismenore yang membuat remaja putri tidak aktif dalam kuliah atau terpaksa tidak masuk kuliah. Salah satu terapi farmakologis yaitu vitamin E. Suplemen vitamin E berperan dalam menghambat produksi prostaglandin secara berlebihan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh vitamin E terhadap perubahan derajat dismenorhea. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa kebidanan yang mengalami dismenorhea, sampel pada penelitian ini berjumlah 32 responden dengan menggunakan tehnik acidental sampling dengan memenuhi kriteria inklusi. Metode penelitian ini yaitu desain eksperimen dengan rancangan one group pre-post test only. Analisa data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian ini mendapatkan bahwa sebagian besar responden dengan kategori normal sebanyak 19 (59,4%) responden, pada kategori riwayat nyeri menstruasi didapatkan sebagian besar tidak mengalami riwayat nyeri menstruasi berjumlah 29 (90,6%) sedangkan pada usia menarche didapatkan sebagian besar dengan usia menarche normal berjumlah 30 (93,8%) responden. Hasil uji statitistik menunjukkan nilai p = 0.000 yang artinya terdapat perubahan yang signifikan derajat dismenorhea setelah diberikan vitamin E pada mahasiswa kebidanan.
Copyrights © 2026