Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana integrasi pembiasaan keagamaan di MTsN 34 Jakarta berkontribusi terhadap pembentukan sikap mujahadah an-nafs siswa. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan ditentukan secara purposive, terdiri atas wakil kepala madrasah bidang kurikulum, guru keagamaan, dan beberapa siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi metode dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan keagamaan di MTsN 34 Jakarta, seperti shalat dhuha, dzuhur berjamaah, tilawah, dzikir, infak, istighosah, dan kegiatan keputrian, berperan sebagai hidden curriculum yang menumbuhkan kedisiplinan, kedekatan spiritual, serta pengendalian diri siswa. Aktivitas tersebut melatih konsistensi ibadah, membangun kesadaran muraqabah, dan menumbuhkan kebiasaan baik yang terbawa hingga di luar lingkungan sekolah. Dengan demikian, ritual keagamaan di madrasah tidak hanya berfungsi sebagai rutinitas ibadah, tetapi juga sebagai strategi pendidikan karakter Islami yang membentuk generasi religius, disiplin, dan berakhlak mulia.
Copyrights © 2025