Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode proyek dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital melalui pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur dalam lima tahun terakhir. Metode studi literatur ini dilaksanakan melalui beberapa langkah sistematis, yaitu penelusuran artikel ilmiah dan buku daring menggunakan basis data Google Scholar dan DOAJ dalam kurun waktu lima tahun terakhir, seleksi sumber berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan, analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi tema, pola, dan kesenjangan penelitian, serta sintesis temuan untuk merumuskan rekomendasi pengembangan pembelajaran PAI berbasis proyek di era digital. Pendekatan ini memungkinkan peneliti memperoleh gambaran komprehensif dan mendalam mengenai penerapan metode proyek dalam PAI. Hasil penelitian menemukan bahwa metode proyek mampu meningkatkan hasil belajar, motivasi, dan keterlibatan siswa secara signifikan. Model Project-Based Learning (PjBL) juga terbukti efektif dalam mengembangkan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, kreativitas, dan literasi digital yang penting bagi peserta didik di era teknologi. Integrasi media digital dalam proyek meliputi, pembuatan video dakwah, portfolio digital, infografis akhlak, serta konten pembelajaran kreatif menjadikan pembelajaran PAI lebih interaktif, aplikatif, dan bermakna. Namun, penerapan PjBL masih menghadapi kendala berupa keterbatasan literasi digital guru, kesiapan infrastruktur, serta alokasi waktu yang terbatas. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa metode proyek merupakan pendekatan yang relevan dan efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di era digital, terutama apabila didukung kompetensi guru dan fasilitas teknologi yang memadai.
Copyrights © 2025