Jurnal Komunikasi Nusantara
Vol 7 No 2 (2025)

Komunikasi Politik Bawaslu Kota Malang dalam Pendidikan Politik Masyarakat untuk Meningkatkan Kualitas Demokrasi

Fattah, Zulfikar Waliyuddin (Unknown)
Wafa, Alfian Fawaidil (Unknown)
Aminulloh, Akhirul (Unknown)
Hanafi (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Dec 2025

Abstract

This research focuses on the role of political communication conducted by election supervision organizations in improving the quality of democracy at the local level. The Malang City Election Supervisory Agency (Bawaslu) not only regulates elections, but it also serves as a political education institution, raising public knowledge and participation. The goal of this research is to assess the political communication methods employed by Bawaslu Malang City to implement public political education and how they affect the quality of democracy. Data were collected using descriptive qualitative approaches, including observations, interviews, and documentation studies.The study demonstrates that Bawaslu Malang City employs participatory, collaborative, and adaptable political communication strategies in response to digital media developments, including political literacy campaigns, inter-agency collaboration, and community campaigns. Bawaslu improves public knowledge regarding election integrity, promotes active citizen involvement, and builds public faith in democratic institutions. The findings indicate that the political communication of Bawaslu Malang City is crucial for fostering an engaged political culture and reinforcing the foundations of local democracy to achieve an optimal democratic standard. Abstrak Studi ini didasarkan pada pentingnya komunikasi politik yang dilakukan oleh lembaga pengawas pemilu dalam meningkatkan kualitas demokrasi di tingkat lokal. Bawaslu Kota Malang tidak hanya mengawasi pemilu tetapi juga bekerja sebagai lembaga pendidikan politik untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi metode komunikasi politik yang digunakan oleh Bawaslu Kota Malang untuk menerapkan pendidikan politik masyarakat dan bagaimana hal itu berdampak pada meningkatkan kualitas demokrasi. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Penelitian menunjukkan bahwa Bawaslu Kota Malang menggunakan strategi komunikasi politik yang berpartisipasi, bekerja sama, dan menyesuaikan diri dengan perkembangan media digital. melalui kampanye literasi politik, kerja sama antar lembaga, dan kampanye komunitas. Bawaslu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kemurnian pemilu, mendorong partisipasi aktif warga, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga demokrasi. Hasil menunjukkan bahwa komunikasi politik Bawaslu Kota Malang sangat penting untuk membangun budaya politik yang terlibat dan memperkuat pondasi demokrasi lokal menuju kualitas demokrasi ideal.

Copyrights © 2025