Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi terhadap turnover intention karyawan di Museum Pusaka Nias. Fenomena tingginya turnover intention menjadi permasalahan penting karena dapat mengganggu stabilitas organisasi dan keberlangsungan fungsi museum dalam pelestarian budaya Nias. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan Museum Pusaka Nias sebanyak 45 orang, yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sensus. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert serta dokumentasi arsip internal museum. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji hipotesis, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh signifikan terhadap turnover intention karyawan dengan arah hubungan negatif. Semakin baik sistem kompensasi, maka semakin rendah kecenderungan karyawan untuk meninggalkan organisasi. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,435 mengindikasikan bahwa kompensasi mampu menjelaskan 43,5% variasi turnover intention, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain seperti kepemimpinan, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja. Penelitian ini menegaskan pentingnya perbaikan sistem kompensasi, baik finansial maupun non-finansial, guna menekan tingkat turnover intention dan meningkatkan loyalitas karyawan pada organisasi non-profit seperti Museum Pusaka Nias.
Copyrights © 2025