Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi serta pola konsumsi makanan junk food dan minuman bersoda pada generasi Z di Kota Batam serta faktor-faktor yang memengaruhi konsumsi tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel purposive sebanyak 114 responden berusia 13-28 tahun. Hasil penelitian menunjukkan konsumsi junk food dan minuman bersoda yang cukup tinggi, dipengaruhi oleh kemudahan akses, rasa yang diminati, pengaruh teman sebaya, dan iklan media sosial. Meskipun sebagian besar responden menyadari dampak negatif seperti risiko obesitas, kesadaran tersebut belum sepenuhnya mendorong perubahan perilaku ke pola konsumsi yang lebih sehat. Temuan ini menekankan pentingnya edukasi gizi, pengawasan sosial, dan regulasi iklan sebagai strategi pengurangan konsumsi makanan tidak sehat, sekaligus menjadi dasar bagi intervensi kesehatan masyarakat di Batam.
Copyrights © 2025