Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN MASYARAKAT DALAM MENUNJANG KEBERLANJUTAN DESTINASI WISATA BELANJA KOTA BONTANG KALIMANTAN TIMUR Lapotulo , Nensi; Gunawan , Agung Arif; Simatupang , Devid Trinaldo; Kurnia , Okki; Gobalan, Simran; Afriani, Miratia
Bussman Journal : Indonesian Journal of Business and Management Vol. 5 No. 2 (2025): Bussman Journal | Mei - Agustus 2025
Publisher : Gapenas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53363/buss.v5i2.377

Abstract

This study aims to analyse the role of the community in supporting the sustainability of shopping tourism destinations in Bontang City, East Kalimantan. A qualitative approach was employed, utilising a content analysis method, on 30 online documents comprising news articles, government reports, scientific journals, and digital content from 2018 to 2025. The results reveal three primary themes: the pandemic's impact on the economy, government policies, and community social support. The findings show that the social, cultural, and economic strengths of local communities are the foundation for the sustainability of shopping tourism. This study emphasises the importance of collaboration between the community, government, and business actors in building community-based tourism destinations.
Pola konsumsi makanan junk food dan minuman bersoda generasi Z di Kota Batam Mustika, Nola; Saputra, Eryd; Nuryanto, Heri; Gunawan , Agung Arif
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi serta pola konsumsi makanan junk food dan minuman bersoda pada generasi Z di Kota Batam serta faktor-faktor yang memengaruhi konsumsi tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel purposive sebanyak 114 responden berusia 13-28 tahun. Hasil penelitian menunjukkan konsumsi junk food dan minuman bersoda yang cukup tinggi, dipengaruhi oleh kemudahan akses, rasa yang diminati, pengaruh teman sebaya, dan iklan media sosial. Meskipun sebagian besar responden menyadari dampak negatif seperti risiko obesitas, kesadaran tersebut belum sepenuhnya mendorong perubahan perilaku ke pola konsumsi yang lebih sehat. Temuan ini menekankan pentingnya edukasi gizi, pengawasan sosial, dan regulasi iklan sebagai strategi pengurangan konsumsi makanan tidak sehat, sekaligus menjadi dasar bagi intervensi kesehatan masyarakat di Batam.