Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan paradigma humanistik dalam pendidikan abad ke-21 serta kontribusinya terhadap pengembangan potensi peserta didik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kepustakaan, penelitian ini menghimpun dan menganalisis data dari artikel ilmiah. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola utama terkait praktik pembelajaran humanistik. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama: personalisasi pembelajaran, relasi guru–siswa yang empatik, internalisasi nilai moral dan spiritual, serta hambatan struktural dan kultural dalam implementasinya. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan humanistik dipengaruhi oleh fleksibilitas kurikulum, kompetensi guru, dan budaya sekolah. Penelitian ini berimplikasi pada penguatan teori humanistik di konteks Indonesia serta mendorong reformasi kebijakan yang lebih menekankan pembelajaran holistik. Penelitian lanjutan disarankan mengeksplorasi praktik humanistik melalui studi lapangan yang bersifat mendalam.
Copyrights © 2025