Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Paradigma Humanistik dalam Pendidikan Abad ke-21: Telaah Kritis melalui Kajian Literatur Filsafat Pendidikan Dahrun, Alfian; Madjina, Richlah Nur; Syukur , Muhammad; Ahmad, Muhammad Ridwan Said
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1882

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan paradigma humanistik dalam pendidikan abad ke-21 serta kontribusinya terhadap pengembangan potensi peserta didik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kepustakaan, penelitian ini menghimpun dan menganalisis data dari artikel ilmiah. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola utama terkait praktik pembelajaran humanistik. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama: personalisasi pembelajaran, relasi guru–siswa yang empatik, internalisasi nilai moral dan spiritual, serta hambatan struktural dan kultural dalam implementasinya. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan humanistik dipengaruhi oleh fleksibilitas kurikulum, kompetensi guru, dan budaya sekolah. Penelitian ini berimplikasi pada penguatan teori humanistik di konteks Indonesia serta mendorong reformasi kebijakan yang lebih menekankan pembelajaran holistik. Penelitian lanjutan disarankan mengeksplorasi praktik humanistik melalui studi lapangan yang bersifat mendalam.
Inovasi Usaha dan Faktor Penentu Keberhasilan Peternak Ayam Kampung: Studi Usaha di Desa Bontolangkasa Kecamatan Bontonompo Dahrun, Alfian; Syahruni, Nurul; Ridha , M. Rasyid; Suhaeb, Firdaus W
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk inovasi usaha dan faktor penentu keberhasilan peternak ayam kampung di Desa Bontolangkasa, Kecamatan Bontonompo, dalam konteks sosial dan ekonomi pedesaan. Menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi langsung, dengan partisipan yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan analisis tematik dalam kerangka model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan lima tema utama: adaptasi inovatif berbasis pengalaman lokal, optimalisasi modal sosial, manajemen usaha yang fleksibel, strategi mitigasi risiko, dan persepsi keberhasilan yang berorientasi kebutuhan keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa inovasi peternak tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga dipengaruhi nilai budaya dan struktur sosial komunitas. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan kebijakan pemberdayaan peternak dan menegaskan pentingnya pendekatan lokal dalam meningkatkan keberlanjutan usaha ayam kampung.
Komunikasi Lintas Budaya dalam Menjaga Kerukunan Antar Umat Beragama Dahrun, Alfian; Najamuddin, Najamuddin; Alwi, Alimin
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 8 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i8.4399

Abstract

Indonesia is known as a multicultural country with a diversity of ethnicities, religions, and cultures that are both a national treasure and a potential source of social conflict. In this context, tolerance and shared awareness are necessary to maintain social harmony. This study aims to describe the role of cross-cultural communication in maintaining religious harmony in RT C BTN AL, Kapasa Village, Tamalanrea District, Makassar City, which is an area with a high level of ethnic and religious diversity. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The results show that cross-cultural communication plays an important role in strengthening social relations and preventing conflicts between religious communities. The values of mutual cooperation, mutual respect, and active participation of residents in social activities such as Independence Day celebrations, RT social gatherings, and solidarity when residents are in mourning are key to maintaining harmony. Thus, cross-cultural communication has proven to be an important instrument in building harmony and strengthening social cohesion in multicultural communities.